Kepala Bapenda Kalteng: Pajak Maksimal Jika Kesadaran Warga Bayar Pajak Tinggi

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Kepala Bapenda Kalteng, Anang Dirjo saat diwawancarai.

– Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) (Kalteng), Anang Dirjo, menilai optimalisasi pajak daerah sangat bergantung pada kesadaran masyarakat membayar kewajibannya.

“Tergantung kita, masyarakat mau bayar pajak tidak? Itu aja. Kalau dia mau maksimal masyarakat bayar pajak semua. Twoai kalau banyak yang gak bayar pajak gak maksimal,” ujar Anang saat ditemui di DPRD Kalteng, Selasa, 9 September 2025.

Menurut dia, pemerintah daerah tidak bisa memaksa masyarakat membayar pajak. Menurut dia, kesadaran masyarakat membayar pajak akan berdampak pada peningkatan PAD.

“Bayar pajak ini kan kami tidak bisa memaksa, kesadaran. Semakin banyak sadarnya masyarakat bayar pajak, semakin meningkatnya PAD kita,” katanya.

Anang juga meminta media menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait pentingnya membayar pajak. Pajak yang dibayarkan kata dia, akan kembali ke masyarakat.

“Makanya dari pihak wartawan lah yang membantu kami. Bahwa uang pajak yang dibayarkan itu untuk membangun jalan, membangun pendidikan, , BPJS dan lain-lain itu akan kembali ke masyarakat lagi,” ucapnya.

Ia juga menepis anggapan publik bahwa uang pajak rawan dikorupsi. Ia menegaskan bahwa uang pajak yang dibayarkan masyarakat langsung masuk ke kas daerah.

“Jangan sampai ada pikiran masyarakat uang itu dikorupsi. Saya aja gak pernah liat duitnya. Angkanya aja (terus dilihat). Makanya dibilang orang di korupsi itu gak pernah liat duit saya, masuk ke kasda Bank Kalteng,” kata Anang.

(Syauqi)

baca juga ...  Pemprov Kalteng Ungkap Capaian Program Strategis 100 Hari Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!