Tjilik Riwut Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin Kencang Sepekan ke Depan

IST/BERITASAMPIT - Kepala Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut, Agung Sudiono Abadi.

– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika () Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah (Kalteng). Masyarakat diminta waspada hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, periode 14–20 September 2025.

Kepala Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut, Agung Sudiono Abadi, menyebut kondisi atmosfer saat ini masih cukup labil. Daerah belokan angin (shearline) dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) terpantau di sejumlah titik, ditambah kelembapan udara yang tinggi, membuat potensi pertumbuhan awan hujan di Kalteng meningkat.

“Selain hujan lebat, potensi angin kencang bahkan puting beliung juga perlu diwaspadai. Dampaknya bisa menimbulkan genangan, banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang,” ucapnya, Senin 15 September 2025.

Wilayah Terdampak 14 September 2025: bagian Utara, bagian Utara, , , bagian Utara, dan .

“15–16 September 2025: Barat, , , , , , , , , , , , , dan ,” tambahnya.

17–20 September 2025: Potensi hujan sedang hingga lebat hampir merata di seluruh kabupaten/kota Kalteng.

juga mencatat, aktivitas gelombang atmosfer Madden-Julian Oscillation (MJO) serta anomali Outgoing Longwave Radiation (OLR) turut berperan dalam peningkatan pertumbuhan awan hujan di Kalimantan. Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga sepekan ke depan,”lanjutnya.

Di sektor maritim, tinggi gelombang di perairan selatan Kalteng diperkirakan berkisar 0,5–1,25 meter. Meski tergolong rendah, warga tetap diminta berhati-hati terutama saat terjadi hujan lebat dan angin kencang yang bisa memicu peningkatan gelombang sesaat.

“Selain ancaman banjir dan longsor, juga mengingatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih ada di beberapa wilayah,” lanjutnya.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan untuk alasan apa pun.

“Intinya, waspada dan siaga. Jangan abaikan peringatan dini, apalagi cuaca bisa berubah cepat. Masyarakat bisa memantau informasi resmi melalui aplikasi Info , website kalteng..g.id, atau media sosial @bmkgkalteng,” ungkapnya. (yud)

baca juga ...  Wakil Gubernur Kalteng Kritisi UU Pemda di Hadapan DPD RI: “Perlu Perbaikan dan Penyempurnaan”
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!