PALANGKA RAYA – Warga dari sejumlah desa di Kabupaten Kotawaringin Barat menyampaikan beragam aspirasi dalam reses perorangan anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), dapil III. Mulai dari bantuan bibit ternak, hibah rumah ibadah, hingga pembangunan sekolah dan peningkatan infrastruktur jalan.
Juru bicara reses dapil III, Rusdi Gozali, melaporkan berbagai usulan yang diterima dari warga. Di Desa Makarti Jaya, warga meminta dukungan untuk pemberdayaan kelompok tani.
“Usulan bantuan Bibit Ternak Bebek, Bibit Ikan Lele, Bibit Ayam Kampung Pedaging (DOC) dan Pakannya, bantuan Bibit Ternak Sapi dan Bibit Ternak Kambing untuk Kelompok Tani,” ujar Rusdi saat menyampaikan laporan reses dalam rapat paripurna belum lama ini.
Selain itu, warga juga mengajukan hibah untuk rehap Mushola Babutt Taqwa Al-Muhajirin, pengadaan kolam bundar di Gang Kusuma RT 07/RW 02 Dusun I, serta peningkatan jalan usaha di Dusun I dan II.
Di Desa Sungai Rangit Jaya, aspirasi yang muncul mencakup bantuan hidroponik untuk KWT Usaha Mulya, ternak sapi bagi sejumlah kelompok tani, serta hibah untuk rehap Masjid Ar-Rahmat dan Masjid Fajrussaadah.
“Usulan bantuan Dana Hibah untuk Rehap Masjid Ar-Rahmat, Masjid Fajrussaadah dan bantuan Alat Musik Gamelan untuk Grup Kesenian Taruna Manunggal,” kata Rusdi.
Warga juga mengusulkan pembangunan embung pasangan batu di RT 14/RW 04 Jalan Punai, serta peningkatan jalan usaha tani.
Sementara itu, warga Desa Kadipi Atas menyoroti kebutuhan pendidikan dan infrastruktur. Mereka meminta bantuan ternak sapi untuk kelompok tani, hibah rehap masjid, serta pembangunan SMK di desa setempat.
“Lahan atau tanah sudah tersedia seluas 3 hektar, dan mohon bantuan untuk peningkatan jalan kebun (penglatritan),” ungkap Rusdi.
Adapun di Desa Sungai Melawen, usulan warga meliputi bantuan hidroponik untuk KWT Subur Jaya, alsintan bagi gabungan kelompok tani, hingga penambahan gardu listrik. Mereka juga meminta bantuan hibah pembangunan Masjid Nurul Huda dan alat kesenian barongsai.
Tak hanya itu, warga mendesak perbaikan jalan desa di Dusun I dan II, pengaspalan jalan rusak dari arah Sungai Melawen ke Simpang Runtu sepanjang 200 meter, serta pembangunan sumur bor untuk mendukung kebutuhan petani.
(Syauqi)












