PALANGKA RAYA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah mendapat apresiasi dan dukungan dari DPRD Kota Palangka Raya. Meski demikian, dewan mengingatkan agar pengawasan tetap diperkuat sehingga tujuan utama program, yakni meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak sekolah, benar-benar tercapai.
Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, HM Khemal Nasery, menyampaikan bahwa MBG adalah program mulia yang patut dijalankan secara konsisten. Namun, setiap pihak yang terlibat perlu memastikan kualitas pelaksanaan di lapangan.
“Kami mendukung penuh program MBG ini. Tetapi kami juga berharap menu yang disajikan betul-betul sehat, bergizi, higienis, dan tidak mengandung bahan berbahaya. Jangan sampai pelaksanaannya justru menimbulkan masalah baru,” ucapnya.
Pentingnya perjanjian kerja sama yang adil antara penyelenggara dan pihak sekolah. Penyelenggara perlu bertanggung jawab penuh jika ada kendala, seperti makanan yang tidak layak konsumsi atau kejadian yang merugikan peserta didik.
“Sekolah hanya sebagai penerima. Karena itu, apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, tanggung jawab seharusnya berada pada penyelenggara,” tambahnya.
Selain itu, mengusulkan agar dilakukan evaluasi berkala, termasuk inspeksi mendadak, untuk memastikan kesesuaian antara menu dengan standar gizi maupun anggaran yang telah ditetapkan.
“Selain itu juga mengingatkan agar menu yang diberikan tidak hanya didominasi karbohidrat. Yang kita harapkan adalah asupan yang seimbang, tidak berlebihan karbohidrat, tetapi kaya gizi sehingga anak-anak tumbuh sehat dan cerdas,” ungkapnya. (yud)












