KUALA PEMBUANG – Peran bidan kembali ditegaskan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Hal ini mengemuka dalam Musyawarah Cabang (Muscab) IV sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Seruyan yang digelar di Kuala Pembuang, Sabtu 20 September 2025.
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Seruyan, Agus Suharto, mewakili Bupati Seruyan, turut dihadiri jajaran Forkopimda, Ketua DPRD, Ketua TP PKK, pimpinan organisasi perempuan, insan pers, hingga tokoh masyarakat. Suasana acara berlangsung penuh kekhidmatan dan semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Bupati Seruyan memberikan apresiasi besar kepada seluruh bidan yang telah mengabdi tanpa kenal lelah. Ia menegaskan bahwa bidan memiliki peran krusial dalam menekan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), serta mendukung program nasional percepatan penurunan stunting.
“Pemerintah daerah berkomitmen memperkuat pelayanan kebidanan hingga ke pelosok desa. Kehadiran bidan harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat, tidak terkecuali yang berada di wilayah terpencil,” tegasnya melalui sambutan yang dibacakan Asisten I.
Selain itu, Bupati juga mendorong agar Muscab IV menjadi wadah penting bagi IBI Seruyan untuk melahirkan program kerja yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Transformasi digital dalam pelayanan kesehatan disebut sebagai salah satu tantangan yang harus segera direspons oleh para bidan.
Acara yang ditutup dengan doa bersama ini diharapkan menjadi tonggak penguatan solidaritas para bidan di Seruyan. Dengan kompetensi yang terus ditingkatkan melalui pendidikan dan pelatihan, para bidan diyakini mampu memberikan pelayanan yang lebih profesional, aman, dan terpercaya demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
(ASY)












