PANGKALAN BUN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin mendorong Koperasi Merah Putih (KMP) desa dan kelurahan se-Kobar untuk mulai menjalankan usahanya sesuai dengan potensi diwilayahnya masing masing.
Dikatakan Mulyadin, bahwa pemerintah daerah telah membentuk 81 KMP desa dan 13 Kelurahan. Semuanya telah memiliki badan hukum yang sah. Untuk itu diharapkan juga segera melaksanakan usahanya sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
“Koperasi Merah Putih merupakan program pemerintah pusat dan kami apresiasi pemerintah daerah Kobar pun menyambut baik program ini dengan terbentuknya 94 Koperasi Merah Putih desa dan kelurahan. Saat ini tinggal memulai menjalankan usahanya saja, dan pastinya masing masing desa dan kelurahan telah mengajukan usaha yang akan di jalankannya,” ujarnya.
Mulyadin pun menegaskan, bahwa pengurus koperasi merah putih harus mematangkan perihal usaha yang akan dijalankan dan harus sesuai potensi yang ada. Jika memang memiliki prospek yang bagus maka bisa memulai jika tidak ada jangan dipaksakan.
“Pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi Republik Indonesia mengucurkan dana bantuan untuk permodalan koperasi merah putih. Akan tetapi modal tersebut harus dikembalikan dalam jangka waktu yang telah ditentukan termasuk juga perihal bunga dari pinjaman modal tersebut. Untuk itu pengurus koperasi merah putih harus berhati hati jika potensi yang ada tidak memiliki prospek yang baik maka jangan dipaksakan, karena ini berkaitan dengan pengembalian pinjaman modal tersebut,” ujarnya.
Perihal bantuan modal usaha, lanjut Mulyadin, Kementerian Keuangan melalui Kementerian Koperasi telah mengucurkan suntikan dana seger ke bank Himbara. Hal ini demi percepatan operasional Koperasi Merah Putih. Tinggal kebijakan masing masing bank Himbara dalam penyalurannya ke masing-masing koperasi merah putih yang ada di Kobar.
“Saat ini pemerintah daerah diharapkan lakukan percepatan operasional dan pelaksanaan bisnis di tingkat desa maupun kelurahan untuk menggerakkan ekonomi lokal serta percepatan kemandirian ekonomi desa melalui koperasi merah putih tersebut,” pungkas Mulyadin. (man)












