Sekolah Rakyat Dibuka, 75 Anak Langsung Tempati Asrama

IST/BERITA SAMPIT - Wali Kota , Fairid Naparin saat meresmikan Sekolah Rakyat di Jalan Iskandar.

– Sekolah Rakyat resmi beroperasi pada Senin pagi, 22 September 2025. Sebanyak 75 anak dari 30 kelurahan mulai menempati asrama. Mereka akan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 29 September mendatang.

Kepala Dinas Sosial Kota , Riduan, mengatakan anak-anak yang diterima berasal dari hasil verifikasi ketat. “Ada 75 anak yang berhak, terdiri dari 33 laki-laki dan 42 perempuan,” ujar Riduan di sela peresmian sekolah di Jalan Iskandar.

Anak-anak berusia 6-12 tahun itu diprioritaskan bagi yang putus sekolah, tidak pernah sekolah, atau berisiko putus sekolah. Mereka dipilih dari keluarga dalam kategori Desil I dan II Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Anak-anak ini datang dari 30 kelurahan. Ini bukti kebutuhan sekolah gratis dan berkualitas bagi keluarga miskin sangat besar,” kata Riduan.

Menurut Riduan, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi langkah awal mewujudkan hak pendidikan anak-anak rentan. “Kami berupaya menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, mengembangkan potensi anak tanpa terbebani biaya,” ujarnya.

Program ini tak hanya menyediakan pendidikan gratis, tapi juga asrama bagi anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

“Rekrutmen dilakukan melalui DTKS Desil I dan II, tapi kami tetap membuka peluang bagi anak di luar kategori itu bila memang layak,” tutur Riduan.

(Syauqi)

baca juga ...  Kakanwil Kalteng Pesan Napi Bebas: Jadi Pribadi Lebih Baik
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!