Tarif PDAM Naik, Meigo Tekankan Pentingnya Sosialisasi

IST/BERITASAMPIT : Asisten II Setda , Meigo Bisel.

– Tarif air minum Perumdam Tirta resmi mengalami penyesuaian mulai 1 Oktober 2025. Meski naik, manajemen memastikan tarif baru masih tergolong paling murah dibandingkan dua kabupaten tetangga, dan .

Direktur Perumdam Tirta , Zulkarnain, mengatakan tarif saat ini berada di kisaran Rp5.000 per meter kubik. Sementara di sudah mencapai Rp7.000, dan bahkan lebih tinggi, yakni Rp10.000 per meter kubik.

“Kalau dibandingkan, tarif PDAM justru paling rendah. Kobar itu sekitar Rp7.000, Rp10.000, sedangkan kita hanya Rp5.000 saja,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Asisten II Setda , Meigo Bisel, menjelaskan kenaikan tarif ini sudah sesuai prosedur dan mengacu pada regulasi yang ditetapkan Bupati berdasarkan arahan Mendagri. Ia menyebut penyesuaian tarif memang wajar dilakukan setelah 9 tahun tidak pernah ada perubahan.

“Semua sudah kita sampaikan kepada Bupati, sekarang kita menunggu apa yang perlu di evaluasi untuk tarif tersebut, tentunya sudah 9 tahun pihak PDAM tidak ada kenaikan tarif. Maka harus ada kenaikan secara bertahap,” jelasnya.

Meigo menekankan pentingnya sosialisasi kepada pelanggan agar tidak terjadi kesalahpahaman. Menurutnya, tanpa sosialisasi, pelanggan bisa mengeluhkan hal-hal yang sebenarnya sudah sesuai aturan.

“Sosialisasi harus dilakukan pihak PDAM agar pelanggan mengetahui tarif dan golongan pembayaran sesuai kategori mereka,” tambah Meigo.

Sebelumnya, menanggapi kenaikan tarif ini, pihak DPRD merekomendasikan agar PDAM meningkatkan kualitas pelayanan seiring dengan penyesuaian harga. (andre)

baca juga ...  Pemkab bersama DPRD Lamandau Bahas Ranwal RPJMD 2025-2029, Libatkan Tim UGM
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!