SAMPIT – Warga Desa Merah, Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), digemparkan dengan penemuan jasad seorang wanita berinisial RTS pada Jumat 3 Oktober 2025. Kematian korban masih menyisakan tanda tanya besar.
Peristiwa bermula ketika RTS meminjam sepeda motor milik De (35) untuk mengecek Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Luwuk Sampun. Sementara itu, De bersama rekannya, ASW (29), pergi ke Desa Tumbang Mujam.
Hingga sore, RTS tak kunjung kembali. Merasa curiga, De dan ASW berinisiatif mencari ke Desa Luwuk Sampun, namun keberadaan korban tak ditemukan. Pencarian berlanjut hingga ke Lapangan Voli Desa Merah.
Di lokasi itulah, keduanya terkejut melihat motor yang digunakan korban. Sekitar dua meter dari motor tersebut, tubuh RTS ditemukan tergeletak di semak-semak, dengan darah mengalir dari telinga kirinya.
De dan ASW lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Parenggean. Kapolsek Parenggean, AKP Denny Arrizal Saputra membenarkan kejadian tersebut.
“Betul, memang ada kejadian,” jawabnya singkat.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Merah, Hernes yang juga membenarkan dan mengatakan bahwa pihaknya juga masih menunggu hasil penyelidikan oleh aparat penegak hukum (APH).
“Siap, kita tunggu hasil penyelidikan dari APH, nanti hasil resminya akan disampaikan,” pungkasnya.
(Utomo)












