Empat Tim Terbaik Zona Barat Siap Berlaga di Grand Final Gubernur Cup Kalteng

NARDI/BERITASAMPIT - Gubernur Kalteng Agustiar Sabran berfoto dengan juara Gubernur Cup Zona Barat.

SAMPIT – Turnamen Gubernur Cup Zona Barat (Kalteng) resmi berakhir. Empat tim terbaik dari zona ini dipastikan melangkah ke babak grand final tingkat provinsi yang akan digelar di pada minggu kedua Oktober 2025.

Empat tim yang lolos tersebut adalah Kobar United sebagai juara pertama, disusul Persera , Tunas , dan Cempaga All Star dari Timur (Kotim).

Zona Barat Diikuti oleh lima kabupaten, Kotim sebagai tuan rumah, kemudian , Barat (Kobar), , dan .

Mereka akan bersaing dengan para juara dari Zona Tengah dan Zona Timur untuk memperebutkan gelar juara sejati Gubernur Cup Kalteng 2025.

Dari Zona Timur, tim yang berhasil lolos di antaranya Junior NKS 178 FC, Barsel Selection FC, dan Perseba FC. Zona ini diikuti oleh kabupaten di Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito yang dilaksanakan di Kabupaten , diikuti , , dan .

Sementara dari Zona Tengah yang digelar di Kabupaten , peserta yang memastikan tiket ke babak selanjutnya adalah 88 Bersinar, Palangkaraya FC, dan Persenus .

Ketua Panitia Gubernur Cup Zona Barat Kalteng, Abed Negorawan, yang tergabung dalam Sampit Football Legend (SFL) menilai pelaksanaan turnamen di Stadion 29 November Sampit berjalan sukses dan penuh sportivitas.

“Alhamdulillah, Gubernur Cup Zona Barat berjalan dengan baik dan penuh fair play. Kalau pun ada benturan antar pemain, semuanya selesai di lapangan. Tidak ada keributan di luar pertandingan,” ujar Abed, Sabtu 4 Oktober 2025.

Abed menambahkan, zona barat menjadi yang paling banyak pesertanya dibandingkan zona lain, dengan total 28 tim dari berbagai kabupaten.

“Antusias peserta luar biasa. Ini menandakan semangat di wilayah barat Kalteng sangat tinggi,” ujarnya.

Abed yang juga menjelaskan, SFL hanya bertugas sebagai panitia pelaksana teknis pertandingan, sementara urusan administrasi dan pendanaan mereka tidak mengelola hal tersebut.

“Kami dari SFL sebagai panitia tidak mengurus dana, kami fokus pada kelancaran pertandingan gubernur cup ini,” kata Abed.

Ia juga menyampaikan SFL sudah berbadan berbentuk yayasan, sebagai wadah membina bibit di Kotim dan mengajak masyarakat atau anak muda bisa bergabung untuk mengasah potensi .

“Biasanya kami latihan di lapangan depan Kompi Tjilik Riwut,” ungkapnya.

SFL selaku insan berharap agar Asosiasi Kabupaten PSSI bisa terbentuk di Kotim, karena Kotim merupakan ladangnya potensi

Askab harus dibentuk dengan orang-orang yang memang profesional, benar-benar cinta dengan .

“Bukan orang yang ingin hidup dari , tapi menghidupkan ,” ungkapnya.

Dirinya mengajak insan Kotim bersama dan kompak, bukan menjadi jurang pemisah, dan terpecah, hal ini demi mewujudkan Kotim jaya kembali.

baca juga ...  Tragis, Bocah 9 Tahun Tenggelam Saat Bermain di Sungai Cempaga Hulu

(Nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!