PALANGKA RAYA – Himpunan Mahasiswa Islam Koordinator Komisariat Universitas Palangka Raya menggelar aksi solidaritas kemanusiaan untuk Palestina di kawasan Car Free Day (CFD) Palangka Raya, Minggu 12 Oktober 2025.
Mengusung tema “Mengawal & Mendukung Kesepakatan Gencatan Senjata”, aksi ini bertujuan membangkitkan kembali kepedulian masyarakat terhadap konflik kemanusiaan di Palestina.
Ketua Umum HMI Koorkom UPR, Swageri, menyampaikan bahwa banyak masyarakat yang mulai abai terhadap isu tersebut karena konflik yang terjadi sudah berlangsung terlalu lama.
“Justru karena konflik ini sudah lama, perhatian publik makin berkurang. Maka kami hadir untuk mengingatkan bahwa saudara-saudara kita di Palestina masih membutuhkan dukungan,”ucapnya.
Sikap solidaritas ini bukan semata terkait agama, melainkan panggilan kemanusiaan.
“Ini bukan hanya isu keagamaan. Ini soal kemanusiaan. Perang hanya melahirkan penderitaan, dan sebagai pemuda kami menolak untuk diam,”tambahnya.
HMI Palangka Raya berkomitmen akan terus menyuarakan dukungan bagi perdamaian Palestina melalui aksi langsung maupun kampanye digital.
“Suara pemuda harus terdengar. Kami akan terus mengawal dan menyuarakan perdamaian, baik di jalan maupun di media sosial,”ungkapnya.(yud)












