KASONGAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan menyoroti masalah penerangan jalan umum (PJU) yang mati di beberapa ruas jalan Kota Kasongan. Anggota DPRD Katingan, H. Fahmi Fauzi, menyatakan bahwa kondisi PJU yang tidak menyala sudah menjadi keluhan masyarakat dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan di wilayah tersebut. Karena itu, pihaknya mendesak agar pemerintah daerah dan dinas terkait segera mengambil tindakan untuk memperbaikinya.
“Masalah PJU yang mati ini sudah banyak dikeluhkan oleh masyarakat, khususnya di beberapa ruas jalan utama di Kota Kasongan. DPRD sebagai wakil rakyat merasa perlu untuk menyampaikan aspirasi warga ini agar segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait,” ujar Fahmi Fauzi saat ditemui di kantor DPRD pada Selasa (14/10).
Menurut Fahmi, PJU yang mati tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga menambah potensi terjadinya tindak kejahatan. Salah satu ruas jalan yang dikeluhkan masyarakat adalah Jalan Garuda, yang kondisinya cukup gelap pada malam hari. “Masyarakat jadi khawatir melintasi jalan tersebut, karena penerangan yang kurang bisa memicu terjadinya tindakan kriminal. Oleh karena itu, sebelum kejadian yang tidak diinginkan terjadi, kami berharap agar PJU segera diperbaiki,” tambah Fahmi.
Fahmi menilai bahwa penerangan jalan sangat penting untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga, terutama di malam hari. Di samping itu, ia juga mengingatkan bahwa pemeliharaan PJU harus dilakukan secara rutin, mengingat fungsi lampu jalan yang berlangsung sepanjang waktu. “Lampu jalan itu adalah fasilitas publik yang harus dipelihara dengan baik. Karena lampu jalan berfungsi selama 24 jam, tentu pemeliharaannya perlu dilakukan secara teratur,” kata Fahmi.
Anggota DPRD Katingan itu juga menambahkan bahwa pemeliharaan PJU bukan hanya sekadar mengganti lampu yang rusak, tetapi juga memastikan seluruh jaringan listrik dan sistem yang mendukung penerangan jalan berfungsi dengan baik. “Harus ada sistem pemeliharaan yang jelas, karena PJU adalah sarana yang digunakan setiap hari. Apalagi, jika ada kerusakan yang dibiarkan terlalu lama, bisa mengganggu kenyamanan warga,” lanjut Fahmi.
Fahmi mengingatkan bahwa peran serta pemerintah daerah dan dinas terkait dalam menjaga fasilitas publik sangat penting. Ia berharap agar Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perhubungan Kabupaten Katingan segera melakukan evaluasi terhadap kondisi PJU yang ada di seluruh ruas jalan Kota Kasongan, terutama di jalan-jalan yang rawan gelap. “Ini bukan hanya masalah estetika, tapi juga masalah keamanan. Kami ingin agar setiap ruas jalan di Kasongan memiliki penerangan yang memadai,” ujar Fahmi.
Dalam kesempatan itu, Fahmi juga mendorong agar pemerintah daerah melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap pengelolaan infrastruktur, termasuk PJU. “Pemeliharaan jalan dan fasilitas publik lainnya harus menjadi prioritas. Kami tidak ingin ada lagi keluhan dari masyarakat mengenai kondisi PJU yang tidak berfungsi dengan baik,” kata Fahmi.
Lebih lanjut, Fahmi mengusulkan agar pihak terkait lebih proaktif dalam melakukan perbaikan. Menurutnya, pemeliharaan fasilitas umum harus dilakukan secara berkala dan bukan hanya menunggu adanya kerusakan yang lebih parah. “Harus ada jadwal pemeliharaan rutin. Lampu jalan kadang bisa rusak karena berbagai faktor, seperti cuaca atau kerusakan teknis lainnya, jadi harus ada antisipasi lebih awal,” ujarnya.
DPRD Kabupaten Katingan berharap agar masalah ini segera ditangani oleh pihak terkait. Fahmi mengingatkan bahwa keberadaan PJU yang berfungsi dengan baik adalah salah satu elemen penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menciptakan lingkungan yang lebih aman. “Keamanan dan kenyamanan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Kami berharap agar Dinas Pekerjaan Umum segera merespon keluhan ini,” tandasnya.
Pihak DPRD Katingan juga berharap agar masalah ini bisa menjadi perhatian lebih serius dari pemerintah daerah, mengingat pentingnya peran PJU dalam mendukung kegiatan masyarakat, baik itu di siang maupun malam hari. Dengan adanya perbaikan yang cepat, diharapkan Kota Kasongan bisa lebih terang, lebih aman, dan lebih nyaman bagi semua warganya. (Kawit)












