SAMPIT – Isu miring yang menuding Kepala Desa (Kades) Tangkarobah, Aji Hormansyah, sering bolos kerja dan tidak transparan dalam penggunaan dana desa akhirnya dijawab langsung oleh sang kades dengan tegas dan terbuka.
Dalam keterangannya pada Jumat 17 Oktober 2025, Aji menepis tudingan tersebut dan menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan amanah masyarakat dengan penuh tanggung jawab.
“Saya memahami hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Namun, sangat disayangkan jika informasi yang beredar tidak disertai dengan konfirmasi dan pengecekan data yang memadai. Saya menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” kata Aji.
Lebih lanjut, terkait tuduhan tidak pernah terlihat di kantor, Aji menjelaskan bahwa tugas seorang Kepala Desa tidak hanya berkutat di belakang meja.
“Pekerjaan kepala desa adalah pekerjaan lapangan. Membina hubungan dengan mitra kerja, meninjau langsung progres pembangunan, hingga bertemu dengan masyarakat di tempat mereka berada adalah bagian dari tugas saya. Justru jika saya hanya di kantor, pembangunan bisa terhambat,” ujarnya.
Menyangkut isu ketidakjelasan dana kesehatan untuk puskesmas, Aji Hormansyah dengan tegas menyatakan bahwa dana tersebut telah direalisasikan sesuai dengan perencanaan.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tangkarobah, Didi Arpendi, yang juga hadir, membenarkan penjelasan Kades. Ia menyatakan bahwa BPD telah melakukan fungsi pengawasannya dan menemukan bahwa kinerja Kades dalam program prioritas berjalan.
“Memang benar ada surat pengaduan, dan kami telah memprosesnya secara internal. Hasil pemeriksaan awal kami, sebagian besar tuduhan tidak didasarkan pada bukti yang kuat. Kami menghargai aspirasi warga, tetapi juga mengimbau untuk menyampaikannya melalui saluran yang benar dan dengan data yang akurat, bukan melalui keluhan anonim di media,” jelas Ketua BPD.
Di akhir pernyataannya, Kades Aji Hormansyah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi.
“Marilah kita bekerja sama. Desa kita memiliki banyak program unggulan yang membutuhkan dukungan semua pihak. Jika ada yang tidak jelas, silakan datang, bertemu, dan berdiskusi langsung dengan saya. Pintu kantor desa dan komunikasi saya selalu terbuka untuk kemajuan Tangkarobah,” tutupnya.
(Utomo)












