PALANGKA RAYA – Dalam upaya memperkuat kemandirian fiskal daerah, Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sektor Pertambangan, yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Selasa 21 Oktober 2025.
Rakor ini menjadi kelanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya membahas sektor kehutanan dan perkebunan. Seluruh rangkaian agenda tersebut menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) dalam memperkuat sumber-sumber PAD, khususnya di tengah ancaman penurunan Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat pada tahun anggaran 2026.
“Karena adanya penurunan TKD, maka kita harus semakin kompak dan sadar pentingnya menggali potensi PAD. Kami juga berharap para investor di Kalteng menunaikan kewajiban pajaknya dengan penuh tanggung jawab,” tegas Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran dalam sambutannya.
Rakor yang dihadiri para Bupati/Wali Kota se-Kalteng serta direksi perusahaan pertambangan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi, sinergi, dan kolaborasi dalam menggali potensi ekonomi daerah. Berbagai kewajiban perusahaan pun kembali ditekankan sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap daerah, antara lain:
Memprioritaskan tenaga kerja lokal, membeli BBM dari Wajib Pungut resmi di Kalteng, menggunakan plat kendaraan KH, membayar pajak alat berat dan air permukaan, serta melakukan transaksi keuangan melalui Bank Kalteng.
Para perwakilan perusahaan menyatakan komitmen penuh mendukung langkah-langkah optimalisasi PAD. Sebagai bentuk kesepahaman bersama, kegiatan tersebut ditutup dengan penandatanganan Pakta Integritas antara Gubernur, para Bupati/Wali Kota, dan pihak perusahaan pertambangan.
Para perwakilan perusahaan menyatakan komitmen penuh mendukung langkah-langkah optimalisasi PAD. Sebagai bentuk kesepahaman bersama, kegiatan tersebut ditutup dengan penandatanganan Pakta Integritas antara Gubernur, para Bupati/Wali Kota, dan pihak perusahaan pertambangan.
“Mari kita satukan langkah, tegakkan aturan, dan bergotong royong membangun Kalimantan Tengah yang lebih berkah, maju, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Gubernur penuh semangat.
Sebagai penutup, Pemprov Kalteng juga menyerahkan bantuan unit truk pengangkut sampah kepada 14 pemerintah kabupaten/kota, sebagai simbol dukungan terhadap peningkatan layanan publik dan pembangunan berkelanjutan di daerah.
(ASY)












