DPRD Minta Pemkab Bertindak Cepat warga Sawahan Keluhkan Banjir Rutin Mengancam

NARDI/BERITASAMPIT - DPRD Kotim Muhammad Idi bersama warga gotong royong membersihkan drainase di kawasan Antang Barat, Kelurahan Sawahan.

SAMPIT – Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten (Kotim) Muhammad Idi meminta Pemerintah Kabupaten segera memprioritaskan pembangunan drainase di wilayah Antang Barat, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Seruan itu disampaikan setelah banyak warga mengeluhkan banjir yang terus berulang setiap musim hujan.

“Masalah banjir di kawasan Antang Barat harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” ujar Idi, Senin 27 Oktober 2025.

Idi yang turut bergotong royong bersama warga menjelaskan, genangan air di wilayah itu disebabkan oleh kondisi drainase yang dangkal serta tidak terhubung dengan saluran utama. Situasi ini membuat air hujan sulit mengalir dan meluap ke jalan hingga permukiman warga.

Selain perbaikan saluran air, Idi menyoroti jalan poros Antang Barat yang menjadi akses penting warga antar-kelurahan menuju pusat Kota Sampit maupun ke area pemakaman umum.

“Jalan ini digunakan masyarakat untuk kegiatan sehari-hari, termasuk menuju pemakaman. Jadi, sudah seharusnya menjadi prioritas perbaikan,” tegasnya.

Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mengapresiasi warga RW 14, khususnya RT 43 Antang Barat, yang dengan kesadaran sendiri memperbaiki saluran air di lingkungan mereka.

“Kepedulian warga ini luar biasa. Tapi mereka juga berharap pemerintah ikut turun tangan membangun drainase yang permanen dan berkelanjutan,” tambah Idi.

Sekitar separuh wilayah Antang Barat selalu terdampak banjir setiap tahun. Karena itu, ia mendesak agar pembangunan drainase dan peningkatan jalan di wilayah tersebut masuk dalam prioritas program tahun anggaran 2026.

“Jalan utama belum pernah diperbaiki. Harapan kami tahun depan sudah ada tindak lanjut dari pemerintah daerah,” katanya.

Sementara Ketua RT 43/RW 14, Mat Hali, mengungkapkan bahwa warga rutin melaksanakan gotong royong membersihkan parit dan selokan di sepanjang jalan poros sebagai langkah antisipasi.
“Kalau hujan deras, pasti ada rumah warga yang tergenang. Kami berharap tahun depan pemerintah bisa memperbaiki jalan dan drainase, karena sudah lama tidak tersentuh pembangunan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan gotong royong itu juga untuk mencegah munculnya penyakit seperti demam berdarah dengue (DBD) yang pernah menyerang warga akibat banyaknya genangan air.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat Sawahan, khususnya Antang Barat, berharap pemerintah daerah segera merealisasikan pembangunan drainase dan peningkatan jalan agar wilayah mereka terbebas dari banjir tahunan. (Nardi)

baca juga ...  DPRD Kotim Dukung Perbaiki Jalan Kandan-Camba untuk Tingkatkan Perekonomian
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!