PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyiapkan langkah konkret untuk menekan angka kemiskinan, terutama di wilayah perkotaan. Salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan mendorong pembangunan dimulai dari desa, sesuai dengan program prioritas Gubernur Kalteng tahun 2026.
Plt Sekretaris Daerah Kalteng, Leonard S. Apung, menjelaskan bahwa program tersebut difokuskan untuk menjawab permasalahan mendasar dan tantangan utama pembangunan daerah. Di antaranya adalah kemiskinan, kesenjangan pelayanan dasar, serta keterbatasan akses masyarakat terhadap layanan publik yang berkualitas.
“Kemudian berkaitan dengan lonjakan tingkat kemiskinan di perkotaan, langkah konkret Pemprov Kalteng dalam mengatasinya adalah dengan melakukan pembangunan mulai dari desa sesuai dengan program prioritas Gubernur Kalteng pada tahun 2026,” ujar Leonard saat menyampaikan tanggapan atas pemandangan umum Fraksi Demokrat terhadap Nota Keuangan dan RAPBD 2026 dalam rapat paripurna ke-5 DPRD Kalteng, beberapa waktu lalu.
Sebagai wujud konkret dari arah kebijakan tersebut, seluruh program prioritas daerah yang selaras dengan visi gubernur dirangkum dalam sebuah inisiatif terintegrasi bernama Kartu Huma Betang Sejahtera. Program ini dirancang sebagai instrumen utama untuk memperluas dan mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai layanan pemerintah daerah.
Kartu Huma Betang Sejahtera mencakup berbagai bidang, mulai dari kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, subsidi pangan, hingga pelatihan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi.
“Hal ini juga berkaitan dengan belanja publik yang berdampak langsung kepada masyarakat sebagaimana pemandangan umum dari Fraksi Partai Amanat Nasional,” kata Leonard.
(Syauqi)












