Api Lahap Rumah dan Kios di Pundu, Diduga Akibat Korsleting Listrik

IST/BERITASAMPIT - Petugas saat melakukan pemadaman di lokasi kejadian.

SAMPIT – Sebuah rumah semi permanen dan kios milik warga di Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten , , ludes terbakar pada Rabu sore 29 Oktober 2025. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

kebakaran terjadi di kawasan pasar Pundu, tepatnya di Jalan Sendong, RT 004/RW 002. Berdasarkan laporan resmi Pos Sektor Cempaga Hulu, kejadian pertama kali diketahui sekitar pukul 16.44 WIB setelah petugas menerima informasi dari warga bernama Emi, yang melaporkan adanya kobaran api di kawasan pemukiman.

Setelah laporan diterima, tim piket jaga Pos Sektor Cempaga Hulu segera bergerak ke lokasi menggunakan unit MUPK 16 pada pukul 16.46 WIB.

Tim yang dipimpin oleh Ariyadi Kepala Pos Sektor Cempaga Hulu bersama Susanto sebagai operator dan Bambang Ari sebagai anggota tiba di lokasi sekitar pukul 16.49 WIB.

Petugas langsung melakukan upaya pemadaman dengan dukungan sejumlah pihak, di antaranya anggota Koramil, Polsek Cempaga Hulu, PT BGA, relawan Rescue Rajawali, serta staf kecamatan, kelurahan, dan setempat. Operasi pemadaman berlangsung cukup intens hingga api berhasil dipadamkan dan dinyatakan selesai sekitar pukul 18.05 WIB.

Kepala Pos Sektor Cempaga Hulu, Ariyadi, menjelaskan bahwa objek yang terbakar adalah satu rumah dan satu kios milik warga bernama Madiyono. Rumah tersebut berukuran 5×10 meter dan terbuat dari bahan semi permanen. Saat kejadian, rumah dihuni oleh empat orang.

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,” jelas Ariyadi dalam laporannya.

Menurut keterangan petugas di lapangan, kondisi cuaca saat kejadian cerah, sehingga proses pemadaman dapat dilakukan tanpa kendala berarti. Lokasi kebakaran sendiri berjarak sekitar 2 kilometer dari Pos Sektor Cempaga Hulu.

Hingga berita ini diterbitkan, petugas masih melakukan pendataan kerugian material yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, serta melakukan koordinasi dengan pemerintah untuk memberikan bantuan sementara kepada korban.

Laporan ini menambah daftar kebakaran permukiman yang terjadi di wilayah selama musim kemarau tahun ini. Petugas mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan listrik dan memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman.

(Jimmy)

baca juga ...  Rapat Kompilasi DPRD Kotim Berlangsung Singkat Ada Apa Ya?
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!