PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) terus menunjukkan komitmen dalam mendukung program nasional yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui kesiapan penuh terhadap pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di wilayah Kalimantan Tengah.
Komitmen ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni, saat melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Jumat, 31 Oktober 2025.
Dalam pertemuan itu, Sri Widanarni menyampaikan bahwa program KNMP sejalan dengan visi Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, yang menempatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.
“Gubernur H. Agustiar Sabran sangat mendukung penuh pelaksanaan Kampung Nelayan Merah Putih. Program ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat nelayan,” ungkap Sri Widanarni.
Ia menambahkan, pemerintah provinsi berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan KKP, terutama dalam penyediaan infrastruktur penunjang, peningkatan kapasitas nelayan, serta pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.
“Kami siap bersinergi dengan pemerintah pusat agar program KNMP di Kalimantan Tengah dapat berjalan optimal. Tahun 2026 diharapkan akan ada lebih banyak lokasi yang menjadi titik pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Perlindungan dan Pengembangan Nelayan, Mahrus, mengapresiasi langkah Pemprov Kalteng yang secara konsisten memberikan perhatian besar terhadap pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Ia menilai, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam keberhasilan program pemberdayaan nelayan.
“Kami sangat menghargai komitmen Gubernur Kalimantan Tengah dan jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan. Sinergi antara pusat dan daerah menjadi fondasi utama dalam mewujudkan nelayan yang mandiri dan sejahtera,” tutur Mahrus.
Menutup pertemuan tersebut, Sri Widanarni menyampaikan harapan Gubernur Agustiar Sabran agar pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dapat menjadi contoh model kawasan pesisir berkelanjutan, yang tidak hanya meningkatkan taraf hidup masyarakat tetapi juga memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi daerah berbasis sumber daya perikanan.
(Sya'ban)












