PALANGKA RAYA – Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan kembali diwujudkan.
Melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalteng, bantuan berupa 70 pasang kursi dan meja belajar diserahkan kepada SMKN 2 Pulang Pisau sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan kondusif.
Kepala SMKN 2 Pulang Pisau, Nurhudaya, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, serta Plt. Kepala Disdik Kalteng Muhammad Reza Prabowo atas perhatian dan dukungan yang diberikan.
“Atas nama keluarga besar SMKN 2 Pulang Pisau, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur dan Bapak Kadisdik beserta jajarannya atas bantuan ini. Semoga dengan adanya kursi dan meja baru, siswa-siswi kami semakin semangat datang ke sekolah dan rajin belajar,” ujar Nurhudaya dalam keterangannya, Jumat, 31 Oktober 2025.
Ia menambahkan, fasilitas baru tersebut membawa energi positif bagi seluruh warga sekolah. Menurutnya, ruang kelas kini terasa lebih rapi dan nyaman sehingga dapat meningkatkan konsentrasi belajar peserta didik.
Salah satu siswi kelas X, Sa'diyah Nurkamila, juga mengungkapkan kebahagiaannya. Ia mengatakan suasana belajar menjadi lebih menyenangkan sejak ruang kelas dilengkapi perabot baru.
“Kami senang sekali, kursinya bagus dan nyaman. Jadi lebih semangat belajar karena kelas terasa baru dan bersih,” ucapnya dengan antusias.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program peningkatan mutu pendidikan di bawah kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran.
“Kami ingin memastikan semua sekolah di Kalteng memiliki fasilitas yang memadai. Bantuan ini bukan hanya soal perlengkapan fisik, tapi juga upaya membangun semangat belajar dan rasa memiliki terhadap sekolah,” terang Reza.
Ia menegaskan, Pemprov Kalteng akan terus memperluas dukungan terhadap sekolah-sekolah di berbagai kabupaten dan kota agar pemerataan layanan pendidikan dapat terwujud.
“Harapannya, setiap anak di Kalimantan Tengah mendapatkan kesempatan belajar yang sama, dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung prestasi,” pungkasnya.
(Sya'ban)












