LAMANDAU – Pemerintah Kabupaten Lamandau terus mematangkan persiapan menjelang Lamandau Expo 2025 yang akan digelar bersamaan dengan Festival Babukung. Rapat tindak lanjut pembahasan kegiatan tersebut berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Lamandau, Senin 2 November 2025.
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menjelaskan, pelaksanaan expo di bulan November dilakukan dengan pertimbangan penyesuaian jadwal sekaligus bagian dari komitmen janji politiknya kepada masyarakat.
“Tujuan kami adalah bagaimana Lamandau bisa menempatkan diri sebagai destinasi wisata, baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Saya yakin puluhan ribu pengunjung akan datang,” ujar Rizky.
Dalam rapat tersebut, terungkap bahwa 28 dari 36 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah mendaftar untuk ikut serta dalam pameran, sementara dari pihak instansi vertikal belum ada yang mendaftar.
Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (DKMPP) ditunjuk untuk menyediakan tenda-tenda pameran bagi peserta OPD maupun pihak investasi vertikal.
Menariknya, Lamandau Expo 2025 akan digelar beriringan dengan Karnaval Babukung yang dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 10 November 2025, sehingga diharapkan mampu menarik minat wisatawan dalam dan luar daerah.
Untuk menghindari kendala teknis yang kerap muncul di kegiatan tahunan, pemerintah daerah menunjuk Event Organizer (EO) nasional sebagai pelaksana kegiatan.
“Kami ingin kegiatan ini lebih profesional dan sekaligus mendorong perkembangan industri kreatif di Lamandau,” kata Rizky.
Bupati Rizky Aditya Putra juga menegaskan pentingnya dukungan dari TNI dan Polri guna memastikan keamanan selama kegiatan berlangsung.
“Kami berharap pengamanan maksimal agar acara berjalan lancar dan kondusif,” tandasnya. (andre)












