JAKARTA— Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Alimudin Kolatlena, menyambut baik inisiatif Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam memotivasi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Maluku Tengah untuk terus berinovasi dan mengembangkan produk lokal.
Menurut Kolatlena, langkah ini menjadi kunci utama dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan memanfaatkan potensi bonus demografi di Provinsi Maluku.
Komentar positif tersebut disampaikan Alimudin, yang juga merupakan putra daerah asal Seram Bagian Timur, usai mengetahui kunjungan Gubernur Hendrik ke pameran 30 UMKM di Pelabuhan Ina Marina, Masohi.
Sebagai anggota Komisi VIII DPR RI yang sering mengadvokasi isu pemberdayaan masyarakat di wilayah timur, Alimudin menilai acara tersebut sebagai momentum strategis untuk membangun daya saing produk lokal di tingkat nasional maupun internasional.
“Produk UMKM Maluku, mulai dari kerajinan tangan hingga makanan khas, memiliki cerita budaya yang kaya dan potensi pasar yang luas,” beber Kolatlena, Rabu 5 November 2025.
Dorongan Gubernur Hendrik untuk kreativitas ini sangat tepat sasaran, karena bisa mengubah hasil karya masyarakat menjadi sumber kebanggaan sekaligus penggerak ekonomi daerah.
Alimudin menekankan bahwa pameran UMKM seperti ini mencerminkan keragaman budaya Maluku yang harus dijadikan modal utama.
“Pemerintah daerah sudah benar dengan menjadikan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi. Ke depan, kita butuh kolaborasi lebih erat antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan DPR RI untuk akses pasar digital, pelatihan, serta sertifikasi halal dan standar ekspor,” imbuh Kolatlena.
Mantan Anggota DPRD Provinsi Maluku ini bilang langkah Gubernur Hendrik Ini sebagai bagian dari komitmen Asta Cita Presiden Prabowo untuk pemberdayaan rakyat kecil.
Diketahui, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengatakan bahwa produk UMKM Maluku memiliki potensi besar jika ada sentuhan dan kreativitas oleh pelaku ekonomi, sehingga memiliki daya saing dan nilai jual tinggi di pasaran.
“Hasil karya masyarakat Maluku bisa menjadi kebanggaan daerah sekaligus penggerak ekonomi,” ujar Gubernur Hendrik.
(Adista)












