KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas bersama BPJS Kesehatan terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Universal Health Coverage (UHC). Komitmen itu ditegaskan dalam Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Umum (PKU) Kabupaten Kapuas yang digelar di Ruang Rapat Kantor Bupati Kapuas, Rabu 5 November 2025.
Forum yang dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis I. Sangkai, mewakili Bupati Kapuas, turut melibatkan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya, K. Hindro Kusumo, jajaran BPJS Kesehatan Kapuas, serta sejumlah kepala perangkat daerah dan pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Sekda Usis menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan program JKN agar seluruh masyarakat Kapuas memperoleh layanan kesehatan yang adil dan berkualitas. Menurutnya, forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi lintas sektor dalam memperbaiki sistem pelayanan publik di bidang kesehatan.
“Forum ini bukan hanya forum koordinasi rutin, tetapi momentum untuk menyamakan langkah dan memperkuat sinergi antara pemerintah dan BPJS. Kita ingin memastikan semua warga Kapuas terlindungi dan mendapatkan layanan kesehatan yang bermutu, tanpa terkecuali,” ujarnya.
Usis juga menyoroti bahwa capaian UHC di Kabupaten Kapuas merupakan bentuk nyata komitmen dan kerja keras bersama. Namun, ia mengingatkan agar keberhasilan itu tidak membuat semua pihak berpuas diri.
“Tantangan kita sekarang adalah menjaga mutu pelayanan. Jangan hanya terpaku pada kuantitas peserta, tapi pastikan kualitas layanan kesehatan juga terus meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya, K. Hindro Kusumo, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kapuas yang telah menjadikan program JKN sebagai bagian dari prioritas pembangunan daerah. Ia menyebut, lebih dari 80 persen penduduk Kapuas telah terdaftar sebagai peserta JKN, menjadikan daerah ini sebagai salah satu wilayah dengan cakupan UHC terbaik di Kalimantan Tengah.
“Kami akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan, sekaligus meningkatkan literasi masyarakat tentang pentingnya menjaga status kepesertaan aktif. Layanan digitalisasi administrasi juga akan terus kami kembangkan agar lebih cepat dan mudah diakses masyarakat,” jelas Hindro.
Forum PKU kali ini juga menghasilkan sejumlah rekomendasi penting, seperti peningkatan validasi data peserta, percepatan layanan digital JKN, serta penguatan kolaborasi lintas sektor. Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas dan BPJS Kesehatan bertekad menjaga keberlanjutan program UHC demi mewujudkan masyarakat Kapuas yang sehat, produktif, dan sejahtera. (ds)












