PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memperkuat penerapan sistem merit dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).
Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui kegiatan Profiling ASN (ProASN) yang digelar oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalteng, bertempat di Aula CAT BKD Provinsi Kalteng, Jumat, 7 November 2025.
Sebanyak 191 pejabat administrator mengikuti kegiatan ini, yang terbagi dalam dua sesi pelaksanaan. Program ini menjadi bagian penting dalam menilai potensi dan kompetensi ASN secara objektif sebagai dasar dalam proses mutasi dan promosi jabatan.
Perwakilan BKN Regional VIII Banjarmasin, Arie Wibowo, dalam arahannya menegaskan bahwa pelaksanaan profilingmenjadi langkah strategis menuju birokrasi berbasis kinerja dan profesionalisme.
“Profiling ini memastikan setiap ASN ditempatkan sesuai dengan potensi dan kompetensinya. Dengan data yang akurat, proses pengambilan keputusan menjadi lebih adil dan terukur,” jelas Arie.
Sementara itu, Kepala BKD Provinsi Kalteng, Lisda Arriyana, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun manajemen SDM aparatur yang transparan dan berintegritas.
“Kita ingin memastikan pengelolaan ASN di Kalteng berjalan berdasarkan prinsip meritokrasi. ASN yang memiliki potensi tepat harus diberi ruang untuk berkontribusi maksimal bagi pelayanan publik dan pembangunan daerah,” ujarnya.
Lisda juga menambahkan bahwa hasil Profiling ASN ini akan menjadi data dasar penting bagi Tim Penilai Kinerja ASN di lingkungan Pemprov Kalteng.
Dengan demikian, setiap kebijakan terkait rotasi, mutasi, maupun promosi jabatan dapat dilakukan secara objektif, profesional, dan berbasis bukti kinerja.
Pelaksanaan Profiling ASN ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi Kalteng dalam mewujudkan birokrasi yang adaptif, kompeten, dan berorientasi hasil, sejalan dengan arah kebijakan nasional menuju transformasi ASN modern di era digital.
(Sya'ban)












