PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menyambut penuh kebanggaan peresmian Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya. Ia menilai perubahan status dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi UIN bukan sekadar pergantian nama, melainkan momentum penting bagi kemajuan pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di daerah.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalteng, saya menyambut baik dengan penuh rasa bangga peresmian UIN Palangka Raya,” ujar Agustiar dalam sambutannya.
Menurutnya, perubahan status IAIN menjadi UIN tersebut menjadi simbol kemajuan pendidikan di Bumi Tambun Bungai.
“Perubahan status dari IAIN menjadi UIN bukan sekedar pergantian nama atau status kelembagaan. Ini adalah tonggak sangat penting bagi peningkatan mutu pendidikan sekaligus simbol kemajuan pembangunan SDM yang beriman, berilmu dan berakhlak mulia di Bumi Tambun Bungai,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Agustiar juga berpesan agar kemajuan ilmu pengetahuan diimbangi dengan pembangunan moral dan peradaban.
“Saya berpesan hari ini adalah, ilmu boleh tinggi tapi peradaban harus nomor satu,” kata dia.
Hal itu kata Gubernur, sejalan dengan visi dan misi pemerintahannya yaitu mengangka harkat masyarakat Dayak khususnya umumnya masyarakat Kakteng dalam rangka ‘menggantang utus' dengan spirit kearifan lokal dengan bingkai NKRI untuk menuju Kalteng Berkah, Kalteng Maju, Kalteng Sejahtera untuk Indonesia emas tahun 2045.
(Syauqi)












