Bupati Wiyatno Tanam Pohon di RTH, Tegaskan Komitmen Wujudkan Hijau dan Asri

DENNY/BERITASAMPIT - Kegiatan penanaman pohon dipimpin langsung oleh HM Wiyatno (topi hitam) di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) samping Rumah Jabatan Bupati .

KUALA menegaskan komitmennya dalam memperluas ruang terbuka hijau melalui kegiatan penanaman pohon yang dipimpin langsung oleh Bupati H. Muhammad Wiyatno di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) samping Rumah Jabatan Bupati . Kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan memperindah kawasan perkotaan.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Wiyatno bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat OPD, camat, dan lurah turut menanam berbagai jenis pohon penghijauan. Aksi kolektif ini menjadi simbol semangat gotong royong aparatur dalam mewujudkan yang hijau, sejuk, dan berkelanjutan.

Bupati Wiyatno, Sabtu 8 November 2025, menyampaikan bahwa RTH di sekitar Rumah Jabatan Bupati direncanakan menjadi kawasan hijau yang berfungsi tidak hanya sebagai paru-paru kota, tetapi juga sebagai ruang publik yang nyaman bagi masyarakat. Ia menegaskan, penataan kawasan ini harus terus dijaga agar menjadi contoh pengelolaan lingkungan yang baik di tengah perkotaan.

“Ruang terbuka hijau ini kita jadikan kawasan penghijauan dalam kota. Mari bersama-sama kita tanam pohon dan rawat lingkungan agar tetap asri dan nyaman. Dinas Pertanian dan DLHK sudah menyiapkan bibit serta rumput untuk mendukung kegiatan ini,” kata Bupati Wiyatno.

Menurutnya, menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Ia berharap gerakan penghijauan tersebut menjadi inspirasi bagi instansi, sekolah, dan warga untuk ikut menanam pohon di lingkungannya masing-masing.

“Kalau kita semua bergerak, menanam, dan merawat lingkungan, maka akan semakin hijau dan sehat. Ini bukan pekerjaan sehari, tapi komitmen jangka panjang untuk generasi mendatang,” ujarnya menegaskan.

Kegiatan penanaman pohon di RTH berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Para peserta tampak antusias menggali tanah, menanam bibit, dan menata area hijau yang diharapkan menjadi wajah baru kota yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. (ds)

baca juga ...  Banjir Empat Meter Rendam Desa Bajuh Kapuas, Warga Tak Sempat Selamatkan Barang

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!