Ada Ulat di Menu MBG MTsN 1 , Kepsek Minta SPPG Lebih Berhati-hati

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Guru MTsN 1 saat menunjuk foto menu MBG yang terdapat ulat.

– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MTsN 1 menjadi sorotan setelah salah satu menu yang disajikan kepada siswa ditemukan mengandung ulat. itu terjadi pada Rabu, 12 November 2025.

Kepala MTsN 1 , Rita Sukaesih, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut itu dilaporkan oleh seorang siswa kepada guru ketika melihat ulat di menu MBG.

Rita mengatakan tidak mengetahui apakah menu MBG yang terdapat ulat itu juga ditemukan pada siswa lain.

“Kejadian Rabu siang, setelah selesai makan ada anak yang melaporkan ke guru satu orang. Saya tidak tahu kalau yang lain juga ada (makanan berulat). Yang jelas yang melaporkan ke kami hanya satu. Mungkin anak-anak (yang lain) enggak melapor ke guru,” ujar Rita saat ditemui di ruangannya, Kamis, 13 November 2025.

Menurut Rita, ulat ditemukan pada lauk berupa ikan teri yang dicampur kacang. Ketika ditanya apakah siswa sempat menyantap makanan tersebut, Rita menjelaskan bahwa siswa yang melapor tidak sempat memakannya.

“Kebetulan yang ada laporan satu itu tidak disantap. Kan pas melihat ada ulat ya enggak disantap,” katanya.

Ia juga memastikan tidak ada laporan siswa yang mengalami gangguan setelah makan MBG. “Enggak ada sih yang laporan sakit gara-gara makan MBG, tidak ada,” ujarnya.

Rita menilai, ulat yang ditemukan kemungkinan bukan jenis beracun sehingga ia tidak langsung bereaksi berlebihan.

“Kalau menurut saya sih ulat itu bukan ulat beracun, makanya saya tidak heboh-heboh. Saya jujur aja, kalau makanan MBG terjadi masalah bagi saya, saya yang paling duluan heboh. Misalnya rusak, basi, atau apa, bahkan kalau misalnya mereka (SPPG) terlambat mengantar itu mengganggu pembelajaran kami,” ucapnya.

Rita berharap pihak penyedia makanan, yaitu SPPG, lebih berhati-hati dalam proses pengolahan dan pembersihan bahan makanan.

“Harapan kami untuk ke depannya itu pihak SPPG harus hati-hati. Karena kalau ada ulat itu artinya mungkin pada saat mereka membersihkan dan lainnya berarti kurang hati-hati,” ujar dia.

Rita menegaskan pentingnya ketelitian terutama saat mencuci sayur-sayuran agar makanan yang disajikan benar-benar bersih.

“Saya berharap sekali kepada pihak SPPG agar dalam mereka memasak, mengelola MBG ini betul-betul harus teliti, terutama dari sayur-sayuran. Saat mereka mencuci benar-benar melihat, bukan hanya sekadar,” katanya.

“Pada saat mereka memasak juga dilihat, kan enggak tahu yang namanya mungkin ada binatang. Mending kalau serangga, kalau misalnya cicak itu berbahaya sekali dan itu tidak bagus untuk anak-anak kalau dimakan,” lanjut Rita.

Sementara itu, salah satu siswa MTsN 1 menyampaikan bahwa beberapa temannya juga mendapatkan menu MBG yang terdapat ulat pada Rabu kemarin.

“Ada banyak (ulat di menu MBG). Kalau ulum (saya) enggak dapat, tapi teman yang dapat” ujarnya, Kamis.

Ia menambahkan, makanan yang ditemukan ulat itu tidak sempat dimakan oleh temannya. “Tidak sempat dimakan,” kayanya.

(Syauqi)

baca juga ...  Sunarti Tekankan Transformasi UMKM Perempuan untuk Daya Saing Daerah
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!