PALANGKA RAYA – Di tengah menurunnya minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian, Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Sutik, mengambil langkah pribadi untuk mendorong keterlibatan kaum milenial.
Ia meminjamkan lahan seluas lima hektare miliknya di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kepada kelompok karang taruna setempat untuk ditanami jagung.
Sutik mengatakan bahwa persoalan terbesar dunia pertanian saat ini bukan hanya soal infrastruktur dan harga komoditas, tetapi juga regenerasi petani.
Anggota DPRD Dapil II, Kotim-Seruyan ini mengakui jumlah petani muda sangat sedikit, sementara mayoritas pelaku pertanian berusia lanjut.
“Memang yang muda belum ada (jarang). Paling yang muda itu ikut program jagung kemarin.” ujar Sutik, Minggu, 16 November 2025.
Melihat minimnya minat generasi muda, ia memutuskan memberikan dukungan langsung melalui peminjaman lahannya.
Menurut Sutik, Program jagung menjadi pilihan karena dinilai memiliki peluang pasar yang stabil dan proses tanam yang relatif tidak rumit bagi pemula.
“Ada lahan saya lima hektare, itu dipinjam karang taruna untuk tanam jagung,” ucapnya.
Menurut Sutik, langkah sederhana seperti menyediakan lahan dapat membuka kesempatan bagi anak muda untuk belajar dan merasakan langsung proses bertani. Ia berharap inisiatif ini mampu memicu ketertarikan generasi milenial, sekaligus menjadi titik awal regenerasi petani di Kotim.
(Syauqi)












