PULANG PISAU – Kafilah Kabupaten Pulang Pisau mencuri perhatian masyarakat saat mengikuti Pawai Ta'aruf Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadist (MTQH) XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dengan menampilkan miniatur Masjid Agung Ar Raudah sebagai ikon utama, Minggu 16 November 2025.
Atraksi budaya dan religi itu ditampilkan di Bundaran Buah Kota Muara Teweh, menjadi simbol kebanggaan daerah sekaligus bentuk kesiapan kafilah dalam mengikuti seluruh rangkaian MTQH tahun ini. Tema “Mambangun Generasi Qurani, Mewujudkan Masyarakat Madani” menjadi pesan besar yang diusung Pulang Pisau.
Wakil Bupati Pulang Pisau, H Ahmad Jayadikarta, yang hadir menyaksikan langsung jalannya pawai menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas dan kekompakan para peserta. Ia menilai tampilan kafilah mampu membawa pesan persatuan sekaligus memperkenalkan identitas daerah.
Ahmad Jayadikarta menegaskan bahwa keikutsertaan kafilah bukan semata mengejar prestasi, namun juga membangun silaturahmi antar peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. Menurutnya, interaksi antardaerah menjadi nilai penting dalam penyelenggaraan MTQH.
Dari sisi jumlah, kafilah Pulang Pisau berangkat dengan kekuatan 83 orang terdiri dari peserta, pelatih, dan pendamping. Seluruhnya diharapkan mampu mengikuti kompetisi dengan maksimal sesuai cabang yang diikuti.
Wakil Bupati juga mengimbau peserta untuk menjaga kesehatan, menjaga nama baik daerah, dan tetap menjunjung sportivitas sepanjang MTQH berlangsung hingga 22 November 2025. Dukungan masyarakat Pulang Pisau, katanya, menjadi energi penting bagi para kafilah.
Kegiatan pawai turut dihadiri Kepala Diskominfostandi Moch Insyafi, Kepala Kemenag Pulang Pisau Kusnan Fatkhudin, pengurus LPTQ, serta pendamping kafilah yang memastikan kesiapan peserta sejak awal keberangkatan. (ds)











