PALANGKA RAYA – Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, mendorong Universitas Palangka Raya (UPR) buat mempercepat digitalisasi layanan akademik dan non-akademik.
Dorongan ini ia sampaikan saat hadir di Puncak Dies Natalis ke-62 UPR di Aula Rahan, Palangka Raya, Kamis, 27 November 2025.
Leonard bilang, di tengah dunia yang makin kejar-kejaran sama teknologi, perguruan tinggi kudu jadi institusi yang paling cepat beradaptasi.
Menurutnya, digitalisasi bukan lagi sekadar tren, tapi kebutuhan mendesak biar kampus tetap relevan dan bisa ngasih pengalaman belajar yang lebih efisien dan modern.
“UPR harus siap ngejar perkembangan digital. Sistem kampus kudu makin canggih, cepat, dan gampang diakses mahasiswa maupun dosen,” tegasnya.
Ia nyorotin beberapa hal yang bisa dipercepat, seperti sistem administrasi akademik berbasis digital, layanan perpustakaan online yang lebih lengkap, sampai platform riset terpadu yang memudahkan kolaborasi antar-fakultas.
Leonard bilang, kalau hal-hal itu jalan, kualitas layanan kampus bakal meningkat jauh.
Selain urusan digital, Leonard juga nyebut bahwa transformasi teknologi bakal mempermudah UPR mencetak lulusan yang lebih kompetitif.
Menurut dia, mahasiswa generasi sekarang perlu ekosistem belajar yang fleksibel, adaptif, dan responsif terhadap perubahan industri.
Dalam sambutannya, Leonard memastikan Pemprov Kalteng siap support langkah UPR. Entah itu lewat kolaborasi program, sinkronisasi kebijakan, maupun penguatan ekosistem riset yang bisa diintegrasikan sama kebutuhan pembangunan daerah.
“Kita pengin UPR jadi kampus yang bukan cuma kuat di akademik, tapi juga lincah menghadapi perubahan. Pemerintah daerah pasti support,” ujarnya.
(Sya'ban)












