SAMPIT – Kabar bahagia menyelimuti pasangan muda Ajie Setya dan Asrariyah setelah menyambut kelahiran anak pertama mereka di Puskesmas Baamang II, Sampit, bulan November lalu.
Momen bahagia ini terasa lengkap karena seluruh proses pemeriksaan kehamilan hingga persalinan berjalan lancar dan biayanya ditanggung penuh oleh program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Ajie menuturkan, sejak awal kehamilan, istrinya rutin melakukan kontrol bulanan di Puskesmas. Sebagai peserta segmen Pekerja Penerima Upah (PPU), Ajie dan istrinya merasakan seluruh rangkaian layanan berjalan mulus tanpa kendala.
“Sejak pemeriksaan pertama sampai persalinan, semuanya lancar. Petugasnya sangat membantu dan tidak ada biaya tambahan sama sekali, semuanya ditanggung BPJS,” ujar Ajie, Rabu 3 Desember 2025.
Awalnya, sebagai calon ayah yang baru pertama kali mendampingi kehamilan, Ajie sempat khawatir akan biaya besar dan kerumitan administrasi. Namun, kekhawatiran itu sirna setelah ia mendampingi istrinya kontrol rutin.
Mereka mendapatkan layanan lengkap, mulai dari pemeriksaan kondisi janin, pengecekan vital, pemberian vitamin, hingga edukasi kehamilan yang berkelanjutan.
“Tenaga kesehatan memberikan penjelasan sangat jelas, mulai dari perkembangan kandungan sampai hal-hal yang harus kami persiapkan menjelang persalinan. Kami merasa dibimbing dan dilayani dengan baik,” tambahnya.
Proses persalinan Asrariyah di Puskesmas Baamang II berjalan normal dan aman dengan pendampingan penuh tenaga kesehatan. Mulai dari alat kesehatan yang digunakan hingga obat-obatan pasca-melahirkan, semuanya dijamin oleh JKN.
“Kami tinggal fokus menjaga kesehatan ibu dan bayi. Tidak perlu memikirkan biaya tambahan. Kehadiran BPJS Kesehatan benar-benar menjadi bentuk perlindungan yang nyata bagi keluarga baru seperti kami,” ungkap Ajie penuh rasa syukur.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sampit, Iwan Kurnia, merespons positif kisah ini. Ia menegaskan bahwa JKN berkomitmen penuh memberikan perlindungan kesehatan menyeluruh bagi ibu dan anak.
“Cerita seperti yang dialami pasangan Ajie dan Asrariyah menunjukkan bahwa JKN hadir untuk memastikan setiap ibu mendapatkan pelayanan yang aman, bermutu, dan tanpa diskriminasi,” ujar Iwan.
Ia juga menekankan pentingnya kontrol rutin kehamilan, di mana seluruh prosedur standarnya sudah dijamin JKN. Kisah pasangan muda ini menjadi cerminan bahwa JKN meringankan beban masyarakat, sekaligus memberikan rasa aman dan ketenangan pada momen paling penting dalam kehidupan keluarga.(im/adv)












