SMKN 1 Jadi Buruan, Pendaftar SPMB 2026 Membludak

IST/BERITASAMPIT - Calon peserta didik mengikuti tahapan wawancara dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMKN 1 , Senin, 22 Juni 2026.

– Hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMK Negeri 1 , Senin, 22 Juni 2026, disambut antusias masyarakat.

Ketua Panitia SPMB SMKN 1 , Riyadi, mengatakan terdapat sejumlah perubahan mekanisme penerimaan siswa baru pada tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya.

Salah satu perubahan yang diterapkan adalah penggunaan rata-rata nilai rapor semester 1 hingga semester 5 sebagai bagian dari komponen penilaian seleksi.

“Tahun ini kita menggunakan aplikasi dari Dinas Pendidikan Kalteng. Selain nilai rapor semester 1 sampai semester 5, hasil wawancara juga memiliki skor yang nantinya diinput ke aplikasi dan menjadi bagian dari penilaian,” jelasnya dalam keterangan tertulisnya, Senin.

Ia menambahkan, aturan zonasi jurusan yang sebelumnya diberlakukan kini telah dihapus. Dengan demikian, calon peserta didik dari seluruh kabupaten dan kota di Kalteng memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftar di SMKN 1 .

“Kalau tahun lalu ada zonasi jurusan sehingga siswa dari daerah yang sudah memiliki jurusan yang sama tidak bisa mendaftar di kabupaten lain. Tahun ini aturan tersebut sudah tidak ada, sehingga kita bisa menerima pendaftar dari seluruh Kalteng,” ujarnya.

Tingginya minat masyarakat sudah terlihat sejak hari pertama pendaftaran. Meski jumlah pendaftar belum direkap secara keseluruhan, panitia memperkirakan jumlah peminat tahun ini berpotensi melampaui tahun sebelumnya.

“Biasanya hari pertama dan kedua memang paling ramai. Dari yang terlihat hari ini, antusias masyarakat sangat tinggi dan kemungkinan jumlah pendaftar akan lebih banyak dibanding tahun lalu,” katanya.

Untuk mengantisipasi antrean panjang, pihak sekolah menerapkan pembatasan jumlah peserta wawancara pada beberapa program keahlian yang memiliki peminat tinggi, salah satunya jurusan Las dan bidang otomotif.

“Untuk jurusan yang peminatnya banyak, seperti otomotif, jumlah pendaftar yang kami layani per konsentrasi keahlian dibatasi sekitar 40 orang per hari. Ini agar proses wawancara bisa berjalan maksimal dan tidak sampai terlalu sore seperti pengalaman tahun lalu,” ungkapnya.

Riyadi mengimbau calon peserta didik dan orang tua tidak harus datang pada hari pertama pendaftaran karena proses penerimaan masih berlangsung selama empat hari.

“Kami mengimbau agar pendaftaran bisa dilakukan hingga hari keempat sehingga antrean lebih tertib,” ujarnya.

Selain itu, ia meminta para pendaftar untuk terus memantau perkembangan proses seleksi melalui sistem daring yang telah disediakan.

“Calon peserta didik juga perlu memantau perkembangan pendaftaran secara online untuk mengetahui posisi nilai dan peluang diterima pada jurusan yang dipilih,” pungkasnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  Produksi Udang Vename Shrimp Estate Berkah Capai 349.157,91 Ton Periode Februari-November 2025
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!