PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan secara transparan, objektif, dan akuntabel bagi seluruh calon peserta didik.
Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, mengapresiasi seluruh sekolah yang telah mempersiapkan pelaksanaan SPMB dengan baik sehingga proses pada hari pertama berjalan lancar.
“Hari pertama pelaksanaan SPMB di Kalteng berjalan dengan baik. Antusiasme masyarakat juga cukup tinggi. Hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan terus meningkat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa, 23 Juni 2026.
Menurut Reza, SPMB bukan sekadar proses penerimaan peserta didik baru, tetapi menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh anak di Kalteng memperoleh akses pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan.
Karena itu, pihaknya berkomitmen mengawal seluruh tahapan penerimaan agar berjalan sesuai aturan dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik.
“Kami ingin memastikan proses penerimaan berlangsung secara terbuka, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Setiap calon peserta didik memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan terbaik sesuai minat, bakat, dan kompetensi yang dimiliki,” tegasnya.
Ia menambahkan, generasi muda Kalteng merupakan aset berharga yang harus dipersiapkan menjadi sumber daya manusia unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan.
“Generasi muda Kalteng adalah aset yang sangat berharga. Mereka harus dipersiapkan menjadi sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Karena itu, pendidikan harus benar-benar hadir dan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” katanya.
Reza juga mengimbau para orang tua dan calon peserta didik agar tidak terburu-buru melakukan pendaftaran pada hari-hari awal karena masa pendaftaran masih berlangsung hingga beberapa hari ke depan.
“Kami mengajak masyarakat untuk mengikuti seluruh tahapan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Manfaatkan sistem yang tersedia, pantau informasi resmi dari sekolah, dan pastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap pelaksanaan SPMB tahun ini menjadi langkah awal dalam mencetak generasi muda Kalteng yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, toleransi, religiusitas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal dan semangat Huma Betang.
“Kami ingin melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya daerah. Inilah yang terus kita bangun untuk mewujudkan pendidikan yang semakin maju, setara, efektif, dan efisien di Kalteng,” pungkasnya.
Untuk diketahui, pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 di Kalteng dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 22 hingga 25 Juni 2026.
(Sya'ban)












