Kalteng Pacu Pembangunan Sanitasi, Percepat Pencapaian Target

IST/BERITASAMPIT - Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Herson B. Aden, berfoto bersama jajaran dan peserta usai membuka Rapat Evaluasi Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Provinsi Kalteng Tahun 2025 di Aula Bapperida Kalteng, Selasa, 2 Desember 2025.

– Pemerintah Provinsi (Pemprov) (Kalteng) terus memperkuat langkah percepatan pembangunan sanitasi sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng, Herson B. Aden, menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program sanitasi demi mencapai target yang telah ditetapkan.

Hal itu ia sampaikan saat membuka Rapat Evaluasi Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Provinsi Kalteng Tahun Anggaran 2025 di Aula Bapperida Provinsi Kalteng, Selasa, 2 Desember 2025.

Menurut Herson, forum evaluasi menjadi bagian penting dalam memperbaiki strategi serta menyelesaikan berbagai kendala di daerah.

Ia mengingatkan agar setiap target yang belum terpenuhi dapat segera dikejar melalui langkah percepatan yang tepat waktu, tepat anggaran, dan tepat sasaran.

Pembangunan sanitasi, lanjutnya, merupakan bagian dari komitmen daerah dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama pada sektor air bersih, sanitasi layak, serta permukiman berkelanjutan. Program ini juga selaras dengan kebijakan dalam RPJMN 2025-2029.

Namun, capaian sanitasi aman di Kalteng pada tahun 2024 tercatat baru 11,07 persen, sedangkan target berada pada 30 persen, sehingga masih terdapat kesenjangan yang harus dikejar.

“Diperlukan upaya komprehensif mulai dari aspek regulasi, teknis, kelembagaan, hingga pelibatan masyarakat untuk menutup gap yang ada,” ujar Herson.

Untuk tahun 2025, sejumlah langkah strategis akan ditempuh melalui implementasi SSK Milestone 1-3 di Kabupaten dan , serta penguatan Milestone 4 di Kabupaten dan .

Selain itu juga dilakukan finalisasi Roadmap Sanitasi Provinsi 2025–2029; pendampingan penyusunan SSK Kota dan Kabupaten ; Coaching Clinic di berbagai daerah; serta pembinaan berkelanjutan dari Pokja Provinsi ke kabupaten/kota.

Pemprov juga mengusulkan dua daerah, dan , menjadi penerima pendampingan PPSP pusat pada tahun 2026.

Lebih jauh, Herson meminta sepuluh kabupaten untuk segera melakukan monitoring dan evaluasi layanan sanitasi skala diperluas, sekaligus menyiapkan rencana tindak lanjutnya.

Seluruh daerah juga diminta menyampaikan laporan implementasi SSK kepada pemerintah pusat dan pemprov untuk sinkronisasi data.

Ia menegaskan bahwa sanitasi menjadi faktor penting dalam mendukung penurunan stunting serta peningkatan Indeks Modal Manusia (IMM) di Kalteng.

“Sanitasi bukan hanya soal infrastruktur, tapi menyangkut masa depan kualitas masyarakat. Karena itu, komitmen kita harus semakin kuat,” tutupnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  Pemprov Kalteng Dorong Penguatan Literasi Berbasis Data, TGM 2025 Jadi Arah Kebijakan Baru
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!