Yohanes Akui Banyak Eks Kader PDI-P Kalteng Kini Menjadi Gubernur dan Bupati di Partai Lain

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Ketua DPD PDI-P Kalteng, Yohanes saat diwawancarai awak media usai Konferda.

– Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan (PDI-P) (Kalteng) terpilih, Yohanes, mengakui banyaknya mantan kader partai berlambang banteng moncong putih tersebut yang kini menjabat sebagai bupati dan gubernur melalui kendaraan yang berbeda.

Menyikapi fenomena tersebut, Yohanes menyatakan fokus utamanya adalah perbaikan dan konsolidasi internal partai secara menyeluruh.

Hal itu disampaikan Yohanes usai dirinya resmi menjabat sebagai Ketua DPD PDI-P Kalteng Periode 2025-2030 melalui Konferensi Daerah (Konferda) di Hotel Bahalap , Rabu, 3 Desember 2025.

Yohanes menjelaskan, eksodus kader senior ke partai lain terjadi akibat dinamika , khususnya pada perhelatan pemilihan kepala daerah () lalu.

“Setelah ini (2024), banyak kader PDI-P, kita lihat pimpinan-pimpinan, ada bupati, gubernur. Semuanya kan kader PDIP pada masanya,” ungkap Yohanes kepada awak media.

Ia mencontohkan, ketika partai memutuskan calon yang diusung, beberapa kader yang merasa terlewatkan memilih jalur ke partai lain.

“Karena keputusan partai menentukan yang maju ini, ini. Yang lain ada yang kelewat, dan itu semua ada anggota PDI-P maksud saya,” tambahnya.

Yohanes menekankan bahwa prioritas utama kepengurusannya dalam waktu dekat adalah melakukan konsolidasi internal secara menyeluruh untuk mengembalikan soliditas partai.

“Kami dalam waktu dekat ini, hasil dari konferda ini, akan melaksanakan konsolidasi internal,” tegasnya.

Ia tidak menampik adanya perpecahan di tingkat akar rumput yang harus segera ditangani.

“Kita tahu setelah pelaksanaan , ada beberapa kader kami yang dulu kader utama, kemudian ke partai lain. Kemudian ada juga perpecahan, dan itu harus segera dikonsolidasikan,” ujarnya.

Konsolidasi yang dimaksud termasuk pembentukan dan pengisian struktur pengurus hingga tingkat paling bawah, yakni pengurus cabang (DPC), ranting, hingga anak ranting di kecamatan.

“Sesuai dengan instruksi dan rundown yang sudah ditetapkan oleh DPP, bahwa pada Januari-Februari 2026 susunan pengurus itu sudah wajib, harus segera terisi. Itu program kerja yang wajib dilaksanakan,” tegasnya.

Perihal target ke depan, Yohanes menyatakan akan merumuskannya bersama setelah mesin partai solid.

“Target ini harus segera dirumuskan bersama-sama dengan pengurus yang lain. Hasil evaluasi selama ini akan menjadi landasan untuk menentukan target ,” tutupnya.

(Syauqi)

baca juga ...  Hari Ketiga Pencarian, Pemancing Asal Cilacap yang Tenggelam di Sungai Rungan Ditemukan Meninggal Dunia

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!