Yohanes Akui PDI-P Kalteng Alami Perpecahan Pasca 2024, Prioritaskan Konsolidasi Internal

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Ketua DPD PDI-P Kalteng, Yohanes saat diwawancarai awak media usai Konferda.

– Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan (Kalteng) terpilih, Yohanes, mengakui adanya keretakan dan perpecahan di tubuh internal partai berlambang moncong putih tersebut usai pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah () 2024 lalu.

Hal itu disampaikan Yohanes usai dirinya resmi menjabat sebagai Ketua DPD PDI-P Kalteng Periode 2025-2030 melalui Konferensi Daerah (Konferda) yang digelar di Hotel Bahalap , Rabu, 3 Desember 2025.

Yohanes menekankan bahwa prioritas utama kepengurusannya dalam waktu dekat adalah melakukan konsolidasi internal secara menyeluruh.

“Kami dalam waktu dekat ini hasil dari konferda ini akan melaksanakan konsolidasi internal. Kita tahu setelah pelaksanaan , ada beberapa kader kami, yang dulu kader utama kemudian ke partai lain. Kemudian ada juga perpecahan, dan itu harus segera dikonsolidasikan,” ujar Yohanes kepada awak media.

Konsolidasi yang dimaksud termasuk pembentukan dan pengisian struktur pengurus hingga tingkat paling bawah, yakni pengurus cabang (DPC), ranting, hingga anak ranting di kecamatan.

“Setelah konferda-konfercab ini, sesuai dengan instruksi dan rundown yang sudah ditetapkan oleh DPP, bahwa pada Januari-Februari 2026 susunan pengurus itu sudah wajib, harus segera terisi. Itu program kerja yang wajib dilaksanakan,” tegasnya.

Perihal target ke depan, Yohanes menyatakan akan merumuskannya bersama setelah mesin partai solid.

“Target ini harus segera dirumuskan bersama-sama dengan pengurus yang lain. Hasil evaluasi selama ini akan menjadi landasan untuk menentukan target ,” tutupnya.

(Syauqi)

baca juga ...  PPP Kalteng Ajak Kader Jaga Soliditas Hadapi Agenda Politik
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!