Aroma Limbah Sawit Menyengat, Warga Sekitar PT Sampit Resah dan Sulit Tidur

JIMMY/BERITASAMPIT - Pintu gerbang PT Sampit .

SAMPIT – Ketenteraman warga di sekitar kawasan PT Sampit , Jalan Juanda, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten (Kotim), mendadak terusik. Sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi, 6 Desember 2025, aroma menyengat yang diduga berasal dari aktivitas pengolahan limbah kelapa sawit menyeruak hingga ke kawasan permukiman.

Sejumlah warga mengaku kewalahan menghadapi bau tak sedap yang datang bergelombang, terutama saat angin berembus ke arah rumah mereka. Gangguan ini bahkan membuat sebagian warga sulit beristirahat.

“Kami tadi malam sulit tidur karena baunya cukup menyengat. Ada yang sampai mual,” ujar Supi, salah seorang warga setempat, Sabtu 6 Desember 2025.

Informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan bahwa lokasi PT Sampit belakangan ini disewa oleh pihak tertentu untuk kegiatan pengolahan limbah kelapa sawit.

Aktivitas tersebut, menurut warga, baru berjalan beberapa hari terakhir.

Warga juga melihat sejumlah truk bermuatan limbah masuk ke area perusahaan pada malam hari.

Setiap kali kendaraan datang, aroma tidak sedap ikut terbawa angin ke permukiman sekitar.

“Kalau truk datang, kami langsung mencium baunya. Harapan kami, kegiatan ini dapat ditertibkan agar tidak mengganggu warga,” kata warga lainnya.

Masyarakat berharap pihak terkait dapat meninjau dan mencari solusi agar aktivitas yang berlangsung di dalam kawasan perusahaan tidak menimbulkan gangguan bagi lingkungan sekitar.

“Kami hanya ingin suasana kembali normal dan nyaman. Semoga ada langkah terbaik dari pihak yang berwenang untuk masalah ini,” harap warga.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun pihak terkait mengenai aktivitas pengolahan limbah tersebut.

(Jimmy)

baca juga ...  Bau Menyengat Depo Sampah Ganggu Aktivitas Warga, Sekolah Minta Relokasi
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!