Hampir Sejuta Hektar Kawasan Hutan di Kalteng Beralih Fungsi Menjadi Perkebunan Sawit, Dishut Sebut Keterlanjuran

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Kepala Dinas Kehutanan Kalteng, Agustan Saining.

Alih fungsi kawasan hutan di (Kalteng) menjadi perkebunan kelapa sawit mencapai angka yang mengejutkan, diperkirakan hampir satu juta hektar. Dinas Kehutanan (Dishut) Kalteng menyebut kondisi ini sebagai “keterlanjuran” yang berakar dari persoalan tata ruang di masa lalu.

Kepala Dinas Kehutanan Kalteng, Agustan Saining, mengungkapkan bahwa masalah utama terletak pada perbedaan persepsi tata ruang antara pemerintah daerah dan pusat sejak lama.

ini ada permasalahan tata ruang dari dulu. Versi daerah ini bukan kawasan hutan, tapi versi pemerintah pusat merupakan kawasan hutan,” kata Agustan, Kamis, 4 Desember 2025.

Upaya sinkronisasi melalui regulasi seperti PP 60 tahun 2012 dan PP 104 tahun 2015 disebutnya tidak berjalan maksimal akibat perubahan kebijakan di tingkat pusat yang terus menerus berganti.

“Padahal kalau itu konsisten mungkin ya bisa meminimalisir yang seperti itu,” ujarnya.

Mengenai luasan pasti lahan sawit yang berada di dalam kawasan hutan, Agustan memberikan estimasi berdasarkan data pemerintah pusat.

“Kalau perhitungan kasar mengikuti data pusat sih ada kurang lebih hampir satu juta hektar sebenarnya. Tapi itu dibungkus keterlanjuran penggunaan dan pemanfaatan kawasan hutan. karena dulu tata ruang kita bukan merupakan kawasan hutan tetapi dikembalikan oleh pemerintah pusat sebagai kawasan hutan,” jelas dia.

Agustan merinci, sebagian besar lahan tersebut digunakan untuk perkebunan sawit, sementara aktivitas pertambangan tidak terlalu dominan.

“Sebagian besar kebun (sawit) kalau tambang sih nggak terlalu banyak karena tambang juga bisa berada di manapun asal mengikuti prosedur yang ada mereka bisa izin pinjam pakai kawasan hutan,” katanya.

Untuk perkebunan sawit, persoalan ini sedang ditangani oleh Satuan Tugas Penertiban Penggunaan Kawasan Hutan (Satgas PKH).

“Iya, kalau sawit yang banyak dan ini sudah dikelola Satgas PKH itu kan ada kurang lebih 500.000 hektar sudah yang istilahnya di patok-patok itu, tapi yang kedepannya nanti akan diverifikasi ulang lagi oleh Kementerian Kehutanan,” tambahnya.

Sebaran satu juta hektar lahan sawit di kawasan hutan tersebut bersifat merata di seluruh kabupaten/kota di Kalteng.

“Tersebar di seluruh kabupaten kota memang sih merata ya, tapi ya kalau wilayah barat dengan tengah yang agak banyak kalau wilayah Barito nggak terlalu banyak tapi ada juga tapi merata seluruh kabupaten kota,” pungkas Agustan.

(Syauqi)

baca juga ...  Wagub Kalteng Apresiasi Kemandirian KORMI Kembangkan Olahraga Masyarakat
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!