Kalteng Teguhkan Prioritas Pangan dan , 16.165 Paket Sembako Disalurkan di Kobar

IST/BERITASAMPIT - Gubernur H. Agustiar Sabran berfoto bersama usai membuka kegiatan Pasar Murah dan Cek Gratis di Masjid Agung Riyadlush Shalihin Pangkalan Bun, , Senin, 8 Desember 2025.

– Pemerintah Provinsi (Kalteng) memperkuat stabilitas ketersediaan pangan dan layanan dasar masyarakat melalui pelaksanaan Pasar Murah serta Cek Gratis di Masjid Agung Riyadlush Shalihin Pangkalan Bun, , Senin, 8 Desember 2025.

Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa ketahanan pangan dan merupakan pijakan utama dalam menjaga kualitas hidup masyarakat.

Ia menilai pemerintah harus hadir terutama saat harga kebutuhan pokok berpotensi naik menjelang hari besar keagamaan.

“Kami memastikan masyarakat tidak menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar. Tidak boleh ada warga yang tidak bisa makan, tidak bisa sekolah atau kuliah, dan tidak bisa berobat ketika sakit,” ujar Agustiar saat menyampaikan sambutan.

Pemeriksaan gratis juga disebut penting untuk mendorong deteksi dini penyakit. Menurutnya, layanan dasar tidak boleh hanya mudah diakses di kota besar, tetapi harus menjangkau seluruh wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur turut mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir dan cuaca ekstrem. Ia juga mengajak seluruh warga mendoakan korban banjir yang terjadi di beberapa wilayah Sumatera.

Sebanyak 16.165 paket sembako disalurkan kepada masyarakat di Kecamatan Arut Selatan, Arut Utara, Lama, Kumai, Pangkalan Banteng, dan Pangkalan Lada. Satu paket terdiri dari beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, serta minyak goreng 2 liter.

Harga dasar paket yang mencapai Rp147.500 telah disubsidi sehingga semestinya hanya ditebus Rp15.000, namun seluruh paket akhirnya dibagikan gratis kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian pemerintah.

Selain Pasar Murah, Pemerintah Provinsi juga menyalurkan Bantuan Pangan Pemerintah (BPP) untuk periode Oktober-November 2025 dengan total 7.251 paket. Bantuan ini terdiri dari beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter untuk setiap paket yang didistribusikan di enam kecamatan.

Efisiensi sektor pertanian turut mendapatkan perhatian melalui penyerahan 118 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) pascapanen bagi petani setempat agar produktivitas komoditas pangan terus meningkat.

Langkah terpadu ini diharapkan mampu menjaga daya beli, menurunkan tekanan ekonomi keluarga, serta memperkuat kemandirian pangan masyarakat di Kabupaten .

(Sya'ban)

baca juga ...  Pemerataan SDM Jadi Alasan Pemprov Kalteng Gagas Program Pendidikan Gratis

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!