Pria Ditemukan Meninggal di Losmen Sampit, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

JIMMY/BERITASAMPIT - Jenazah saat dievakuasi petugas kepolisian dan relawan PMI Kotim.

SAMPIT – Misteri meninggalnya seorang pria di sebuah losmen di Jalan S. Parman, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten , akhirnya mulai terungkap. Hasil pemeriksaan medis menyimpulkan bahwa korban diduga meninggal dunia akibat gangguan pernapasan.

Kapolsek Ketapang, AKP Anis, menyampaikan bahwa tim medis RSUD dr Murjani Sampit telah melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah. Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana pada tubuh korban.

Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat sesak napas atau gagal pernapasan (respiratory failure).

“Dari pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda kekerasan. Dugaan kematian karena sakit, yakni gangguan pernapasan,” ungkap Kapolsek.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sejumlah barang milik korban.

Barang-barang tersebut antara lain satu buah tas berwarna biru berisi pakaian pribadi, satu dompet warna cokelat yang berisi identitas diri berupa KTP atas nama Tedi Satriawan, kartu ATM BNI dan BCA, kartu NPWP, SIM A, SIM C, serta kartu KBPP atas nama yang sama.

Selain itu, petugas juga menemukan beberapa obat-obatan ringan milik korban, di antaranya obat batuk dan flu merek Combi, obat herbal Tolak Angin, serta minyak angin merek So Fresh.

Hasil pengecekan di kamar losmen tempat korban menginap juga tidak menemukan adanya indikasi perkelahian, kerusakan barang, maupun tanda-tanda mencurigakan lainnya yang mengarah pada tindak pidana.

Pihak kepolisian telah menghubungi pihak keluarga korban. Keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut dengan ikhlas, tidak menuntut pihak mana pun, serta menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Pihak keluarga juga meminta rumah sakit untuk memfasilitasi proses pemulangan jenazah ke kampung halaman untuk dimakamkan.

Diketahui, jenazah korban dijadwalkan dipulangkan pada hari ini ke alamat duka di Jawa Barat guna proses pemakaman.

Polisi memastikan penanganan perkara telah dilakukan sesuai prosedur dan situasi dinyatakan kondusif.

(Jimmy)

baca juga ...  Akses ke Desa Tinduk Kotim Kini Beraspal Mulus Berkat Program Inpres Jalan Daerah

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!