SAMPIT – Suasana pagi di Desa Patai, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mendadak mencekam setelah kecelakaan lalu lintas maut melibatkan truk bak dan mobil pikap terjadi pada Minggu, 14 Desember 2025. Benturan keras kedua kendaraan memicu proses evakuasi dramatis yang berlangsung penuh ketegangan.
Kondisi itu membuat proses penyelamatan dan evakuasi berlangsung dengan penuh kehati-hatian.
Warga setempat yang pertama kali melihat kejadian langsung melaporkan insiden tersebut kepada aparat.
Tak berselang lama, petugas gabungan dari TNI, Polri, dan tim SAR tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua pengemudi menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.
Mereka adalah Budi Santoso (37), warga Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, serta Kadri, warga Kapuas, Kalimantan Tengah.
Keduanya mengalami luka berat akibat terjepit kabin kendaraan.
Seorang petugas yang terlibat dalam proses evakuasi menyebutkan bahwa Kadri, pengemudi mobil pikap, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, Budi Santoso sempat mendapatkan perawatan medis di Puskesmas setempat sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
“Evakuasi harus dilakukan pelan-pelan karena kondisi kendaraan rusak berat. Ada satu orang yang selamat, yaitu kernet pikap,” ujar sumber tersebut.
Kasatlantas Polres Kotim AKP Hariyanto membenarkan adanya kecelakaan yang menelan dua korban jiwa tersebut.
Ia mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
“Benar ada dua korban meninggal dunia. Untuk kronologi dan penyebabnya masih kami dalami. Jika sudah ada hasil, akan kami sampaikan,” kata Hariyanto.
(Jimmy)












