SAMPIT – Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur (Dishub Kotim) menyiapkan delapan posko angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 sebagai upaya memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun.
Kepala Dishub Kotim Raihansyah mengatakan pengamanan dan pelayanan angkutan Nataru dilakukan melalui sinergi lintas sektor.
Dishub berkolaborasi dengan Polri, TNI, Basarnas, Polairud, serta unsur terkait lainnya untuk mengawal transportasi darat, laut, dan udara.
“Kolaborasi dan kekompakan seluruh insan perhubungan menjadi kunci agar pelayanan angkutan Nataru berjalan aman dan lancar,” ujar Raihansyah, Jumat 19 Desember 2025.
Ia menjelaskan, posko-posko tersebut tersebar di sejumlah titik strategis. Di antaranya Posko Angkutan Nataru di Terminal Patih Rumbih, Pos Terpadu Polres Kotim di kawasan Islamic Center Jalan Jenderal Sudirman, Pos Nataru Pelabuhan Sampit, serta Bandara Haji Asan Sampit.
Selain itu, tiga pos juga didirikan di jalur protokol yang dinilai rawan kepadatan, yakni ke arah Palangka Raya di Desa Pundu Kecamatan Cempaga Hulu, ke arah Pangkalan Bun di Desa Sebabi Kecamatan Telawang, dan ke arah selatan di Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit.
Raihansyah mengapresiasi koordinasi seluruh pihak yang terlibat sehingga persiapan posko dapat berjalan dengan baik. Ia berharap dukungan dan komunikasi lintas instansi terus terjaga selama pelaksanaan pengamanan Nataru.
“Tanpa koordinasi yang solid, pengamanan ini tidak akan berjalan optimal. Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak,” tegasnya.
Selain fokus pada arus Nataru, Dishub Kotim juga mengantisipasi lonjakan lalu lintas pada 24 hingga 28 Desember 2025 seiring pelaksanaan kegiatan haul Guru Sekumpul. Beberapa panitia telah mengajukan izin pendirian rest area di jalur lintasan, yang akan turut dipantau oleh Dishub.
“Aktivitas rest area juga menjadi perhatian kami agar tidak menimbulkan gangguan lalu lintas dan tetap tertib,” pungkas Raihansyah. (nardi)












