PALANGKA RAYA – Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Leonard S. Ampung, mendorong para atlet catur untuk menjadikan Open Turnamen Catur Kategori III Tingkat Nasional Gubernur Cup 2025 sebagai sarana pembelajaran dan peningkatan kualitas diri, bukan semata-mata ajang meraih kemenangan.
Hal tersebut disampaikan Leonard saat menutup turnamen catur berskala nasional tersebut di GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya, Kamis, 18 Desember 2025.
Dalam sambutannya, Leonard menekankan bahwa setiap pertandingan memiliki nilai strategis dalam membentuk mental bertanding, kedisiplinan, serta kemampuan analisis atlet.
Ia menilai, pengalaman bertanding di level nasional menjadi bekal penting bagi pecatur untuk melangkah ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
“Kejuaraan ini harus dimaknai sebagai ruang belajar bagi para atlet, baik yang meraih juara maupun yang belum berhasil. Dari sini, para atlet dapat mengevaluasi kemampuan dan terus memperbaiki diri,” ujarnya.
Leonard menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen, termasuk PB PERCASI, Pengprov PERCASI Kalimantan Tengah, panitia pelaksana, wasit, sponsor, serta para atlet yang telah berpartisipasi dengan menjunjung tinggi sportivitas.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan turnamen nasional di Kalimantan Tengah menunjukkan kesiapan daerah dalam menjadi tuan rumah berbagai agenda olahraga berskala besar. Hal ini sekaligus membuka peluang peningkatan pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Leonard juga menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang. Ia berpesan agar prestasi yang diraih tidak membuat atlet cepat berpuas diri, melainkan menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kualitas permainan.
“Saya berharap para atlet terus mengasah kemampuan dan menjaga semangat berprestasi agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Leonard menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen mendukung pengembangan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
(Sya'ban)












