PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) meningkatkan upaya perawatan infrastruktur jalan menjelang puncak arus libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 guna memastikan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik berjalan lancar.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemprov Kalteng melakukan pemeliharaan di seluruh ruas jalan provinsi yang menjadi kewenangannya. Langkah ini diambil untuk meminimalkan potensi gangguan lalu lintas selama periode libur panjang.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng, Juni Gultom, menyampaikan bahwa sejak Kamis, 18 Desember 2025, tim teknis telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan penyisiran kondisi jalan, termasuk menutup lubang dan memperbaiki kerusakan ringan.
“Fokus kami adalah memastikan jalan provinsi dalam kondisi aman dan nyaman dilalui. Tim sudah bergerak untuk mengecek langsung kondisi di lapangan,” ujar Juni saat ditemui di Markas Polda Kalteng, Palangka Raya, Kamis.
Untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas selama Nataru, Dinas PUPR Kalteng juga menyiapkan enam posko pemantauan. Posko tersebut berfungsi sebagai pusat koordinasi penanganan cepat apabila ditemukan kendala di lapangan.
Selain itu, koordinasi lintas pemerintah terus diperkuat. Pemerintah provinsi menjalin sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota melalui pembentukan sekretariat bersama guna memudahkan pertukaran informasi terkait kondisi jalan selama masa libur.
“Pemerintah kabupaten dan kota juga melakukan pemeliharaan sesuai kewenangannya masing-masing, sehingga diharapkan seluruh jaringan jalan tetap berfungsi dengan baik,” katanya.
Tak hanya jalan provinsi dan kabupaten/kota, perhatian juga diarahkan pada ruas jalan nasional yang melintasi wilayah Kalimantan Tengah. Untuk ruas tersebut, balai di bawah Kementerian Pekerjaan Umum telah menyiapkan 15 posko guna memastikan kesiapsiagaan selama Nataru.
“Dengan pembagian kewenangan yang jelas, setiap tingkatan pemerintahan bisa bergerak cepat dan saling melengkapi,” tambah Juni.
Ia menegaskan bahwa pemeliharaan jalan menjelang Nataru dilakukan secara terpadu oleh pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.
Untuk jalan provinsi sendiri, anggaran pemeliharaan rutin telah disiapkan, serta didukung keterlibatan para pemangku kepentingan, termasuk perusahaan melalui pemanfaatan dana tanggung jawab sosial atau CSR.
“Harapannya, seluruh ruas jalan, baik kabupaten/kota, provinsi, maupun nasional, dapat dilalui dengan aman selama libur Nataru,” pungkasnya.
(Sya'ban)












