Pemkab Targetkan Tiga Besar Daerah Kemiskinan Terendah di Kalteng

DENNY/BERITASAMPIT - Wakil Bupati , H Ahmad Jayadikarta.

– Pemerintah Kabupaten menargetkan perbaikan peringkat angka kemiskinan hingga masuk tiga besar terendah di melalui penguatan kebijakan berbasis data dan integrasi program pusat dan daerah, disampaikan Wakil Bupati H Ahmad Jayadikarta, Jumat 26 Desember 2025.

Ahmad Jayadikarta mengakui bahwa saat ini masih berada di peringkat kelima kabupaten dengan angka kemiskinan terendah di , kondisi yang dinilainya sebagai tantangan besar meskipun berbagai upaya telah dilakukan secara maksimal.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, tingkat kemiskinan Kabupaten pada Maret 2025 tercatat sebesar 4,79 persen atau sekitar 6.230 jiwa, meningkat dibandingkan Maret 2024 yang berada di angka 4,56 persen atau 5.910 jiwa.

Ia menjelaskan, kenaikan tersebut juga dipengaruhi oleh meningkatnya garis kemiskinan dari Rp542.349 menjadi Rp564.867 per kapita per bulan, yang berdampak pada bertambahnya jumlah penduduk yang masuk kategori miskin.

Untuk menekan angka tersebut, pemerintah daerah terus memperkuat langkah strategis, salah satunya dengan memperbaharui data makro dan sektoral terkait kemiskinan agar kebijakan yang diambil sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Wakil Bupati menegaskan pentingnya mengolaborasikan kebijakan pusat dengan program daerah, seperti sekolah rakyat, program makan bergizi gratis, serta koperasi Merah Putih, agar penanganan kemiskinan berjalan lebih terarah dan efektif.

Selain itu, pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten akan menyusun Rancangan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Tahun 2026–2030 sebagai dokumen perencanaan lima tahunan yang terintegrasi.

Dokumen tersebut akan memuat penguatan bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta koordinasi lintas sektor, yang diharapkan menjadi acuan utama pembangunan berkelanjutan dan tepat sasaran dalam menurunkan angka kemiskinan di . (denny)

baca juga ...  Dukung Kemandirian Pangan Warga, Polsek Banama Dorong Pemanfaatan Lahan Pekarangan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!