Kodim 1015 Sampit Paparkan 20 Koperasi Merah Putih Berdiri di Kotim Sepanjang 2025

NARDI/BERITASAMPIT - Paparan Kodim 1015 Sampit dalam rapat evaluasi akhir tahun Forkopimda Kotim.

SAMPIT – Kodim 1015 Sampit memaparkan perkembangan pelaksanaan program Koperasi /Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten (Kotim) sepanjang tahun 2025. 

Paparan tersebut disampaikan dalam rapat evaluasi akhir tahun unsur Forkopimda Kotim yang digelar di aula rumah jabatan Bupati Kotim, Selasa 30 Desember 2025.

Dandim 1015 Sampit melalui Perwira Seksi Operasi (Pasi Ops) Kapten Infanteri Syahidin menjelaskan, pembangunan Koperasi Merah Putih merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2025 tanggal 22 Oktober 2025 tentang percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan KDKMP.

“Pembangunan KDKMP sudah mulai berjalan. Sebanyak 20 dan kelurahan telah masuk dalam portal dan saat ini berada dalam tahap proses pembangunan gerai koperasi,” ujarnya.

Ke-20 dan kelurahan tersebut meliputi Eka Bahurui di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kelurahan Baamang Barat di Kecamatan Baamang, Kelurahan Parenggean, Bandar Agung, Karang Tunggal, Karang Sari, Sumber Makmur, Sari Harapan, Beringin Tunggal Jaya, serta Bukit Harapan yang seluruhnya berada di Kecamatan Parenggean.

Selanjutnya, di Kecamatan Mentaya Hilir Utara terdapat Bagendang Tengah, Bagendang Hulu, dan Sumber Makmur. Di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan tercatat Basirih Hilir. Kemudian di Kecamatan Telawang terdapat Biru Maju, sementara di Kecamatan Antang Kalang meliputi Bakti Kharya, Mulya Agung, dan Gunung Makmur.

Sementara itu, di Kecamatan Telaga Antang tercatat Tribuana dan Bukit Indah sebagai yang telah masuk portal dan tengah dalam proses pembangunan gerai Koperasi Merah Putih.

Syahidin menambahkan, anggaran pembangunan pada prinsipnya telah tersedia. Namun, masih terdapat lima lokasi yang lahannya belum diverifikasi

baca juga ...  Pemkab Kotim Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Kecamatan Telawang

Dalam program tersebut, seluruh dan kelurahan di Kotim yang berjumlah 185 ditargetkan masing-masing memiliki satu Koperasi /Kelurahan Merah Putih. Namun, pelaksanaannya di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait kesiapan lahan.

Dari hasil pemetaan, terdapat 41 atau kelurahan yang belum memiliki lahan, 40 lokasi dengan luas lahan belum memenuhi persyaratan, 17 berada di wilayah rawa dan pesisir, tujuh dengan jumlah penduduk di bawah 500 jiwa atau jauh dari permukiman, 35 lokasi dinilai kurang strategis, serta 20 masih dalam proses atau bermasalah terkait legalitas.

“Kami berharap dukungan para camat dan kepala untuk segera menyiapkan lahan yang memenuhi syarat agar target pembangunan Koperasi Merah Putih di seluruh dan kelurahan Kotim dapat tercapai,” katanya.

Koperasi Merah Putih yang merupakan program Presiden Prabowo Subianto diharapkan menjadi penggerak ekonomi dan kelurahan serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di Kotim. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!