PALANGKA RAYA – Persoalan banjir yang masih kerap melanda Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menjadi perhatian utama warga dalam penyampaian aspirasi kepada DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Dapil II Kotawaringin Timur–Seruyan, Pipit Setyorini, dalam Rapat Paripurna ke-11 (Penutupan) Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 sekaligus Rapat Paripurna ke-1 (Pembukaan) Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalteng, Senin, 5 Januari 2026.
Pipit menyampaikan, masyarakat mengusulkan pembangunan gorong-gorong serta pembuatan drainase di sepanjang Jalan Anggur, khususnya di RT 39, RT 38, dan RT 54. Usulan tersebut muncul karena kawasan itu masih sering terdampak genangan air saat hujan deras.
“Wilayah tersebut hingga saat ini masih rawan banjir. Karena itu, warga meminta adanya pembangunan drainase dan gorong-gorong agar aliran air dapat tertata dan tidak lagi mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Pipit.
Selain drainase, masyarakat juga mengusulkan peningkatan Jalan Anggur yang menjadi akses utama warga setempat.
Kondisi jalan yang belum memadai dinilai memperparah dampak banjir dan menghambat mobilitas masyarakat, termasuk aktivitas ekonomi sehari-hari.
Menurut Pipit, persoalan banjir tidak hanya berdampak pada infrastruktur, tetapi juga pada aspek kesehatan dan keselamatan warga. Oleh karena itu, masyarakat turut mengusulkan pengadaan ambulans serta peningkatan fasilitas pelayanan sosial di wilayah tersebut.
“Aspirasi yang disampaikan ini merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap pemerintah daerah dapat menjadikannya sebagai prioritas, khususnya untuk wilayah yang masih sering terdampak banjir,” kata Pipit.
Selain Kelurahan Mentawa Baru Hilir, warga Desa Handil Sohor, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, juga mengusulkan peningkatan badan jalan usaha tani di Jalan Perkapan guna mendukung aktivitas pertanian dan perekonomian masyarakat desa.
Aspirasi masyarakat tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi melalui program pembangunan yang berkelanjutan dan tepat sasaran, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur.
(Sya'ban)












