SAMPIT – Kerusakan dari Desa Mentaya Hulu menuju Keluarahan Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kini tengah menjadi sorotan. Camat Mentaya Hulu buka suara terkait langkah kongkret untuk perbaikan jalan tersebut.
Menurutnya tantangan besar saat ini adalah kondisi cuaca yang tidak menentu dan hujan mendominasi. Perbaikan penimbunan hanya akan memperparah kerusakan jalan.
“Jika ada seminggu saja tidak hujan saya akan memobilisasi perusahaan untuk memperbaiki secara maksimal,” kata Edison, Jumat 9 Januari 2025.
Ia mengungkapkan bahwa kini dirinya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk PUPR Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk mengupayakan pembaharuan jalan yang layak.
“Saya hanya berupaya membuat jalan bisa dilalui, Camat bukan melakukan semenisasi atau pengaspalan. Meminimalisasi supaya bisa dilalui,” ungkap orang nomor satu di Kecamatan Mentaya Hulu.
Dirinya mengimbau untuk masyarakat tetap bersabar sementara kondisi cuaca mendukung mobilisasi. Ia juga meminta kesadaran masyarakat untuk bersama-sama ikut andil dalam membantu memperbaiki jalan tersebut.
“Jadi kesabarannya dan cari jalan alternatif lain meski jauh tapi aman dan selamat, begitu juga dengan yang membawa muatan untuk tidak berlebihan,” imbaunya.
Ia mengungkapkan tak hanya satu jalan yang keadaannya rusak parah tetapi lebih daripada itu. Dirinya telah berupaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki jalan ditengah tantangan cuaca yang kerap hujan.
“Jadi kita kolaboratif nanti dengan perusahaan. PT TASK sedang rusak alatnya. Untuk di Sarpatim itu TLB sudah datang dari PT KMA,” pungkasnya.
(Utomo)












