PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran, mengumpulkan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalteng di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Selasa, 20 Januari 2026.
Pertemuan ini menjadi agenda perdana Gubernur Agustiar Sabran setelah sebelumnya dikabarkan menjalani perawatan medis sejak 7 Januari 2026.
Gubernur sempat dirawat di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, akibat kondisi kesehatan yang menurun usai mengonsumsi durian.
Dalam arahannya, Gubernur menekankan pentingnya kebersamaan seluruh jajaran perangkat daerah dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di Kalimantan Tengah.
“Pertemuan ini untuk memperkuat kebersamaan kita membangun Kalteng. Insyaallah kami diberi kekuatan dan kesehatan untuk memimpin Kalteng,” kata Agustiar Sabran.
Ia juga mengingatkan seluruh OPD agar tetap solid di tengah kondisi efisiensi anggaran yang tengah dihadapi pemerintah daerah.
Menurutnya, kehati-hatian dalam perencanaan dan pelaksanaan anggaran menjadi hal penting agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Di tengah efisiensi anggaran, harus ada kebersamaan yang kuat. Kita perlu berhati-hati dalam penganggaran agar tidak menjadi masalah ke depan,” ujarnya.
Gubernur menegaskan, meski dituntut untuk berinovasi mengikuti perkembangan zaman, seluruh jajaran tetap harus menjunjung prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap aturan.
“Ini zaman modern, kita berinovasi, tapi kita tetap menjaga agar tidak terjaring masalah,” tegasnya.
Diketahui, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 tercatat sekitar Rp5,4 triliun. Jumlah tersebut mengalami penurunan sekitar 34,71 persen dibandingkan APBD Tahun 2025 yang mencapai Rp8,3 triliun.
(Sya'ban)












