Realisasi Pendapatan Kalteng 2025 Capai 95 Persen, DPRD Targetkan PAD 2026 Tembus Rp3 Triliun

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering.

Realisasi pendapatan daerah Provinsi ( pada tahun anggaran 2025 berhasil menyentuh angka 95 persen. Capaian ini menjadi dasar bagi DPRD Kalteng untuk memacu target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih tinggi pada tahun 2026.

Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering, usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalteng di , Selasa, 20 Januari 2026.

“2025 ya sudah, ini kan sudah awal 2026, sekitar 95 persen karena ada seperti tadi ada yang surplus-surplus ada juga yang masih kurang,” ujar Freddy.

Memasuki tahun anggaran 2026, Freddy menjelaskan bahwa target pendapatan telah ditetapkan melalui ketok palu APBD. Ia menyebutkan angka PAD tahun ini diproyeksikan melampaui Rp3 triliun.

“Udah kan ada APBD sudah 2026 kan sudah diketok ya, target PAD itu di atas 3 triliun lah,” jelasnya.

Meski terdapat peningkatan target dibandingkan tahun sebelumnya, Freddy mencatat adanya penyesuaian porsi pendapatan yang masuk ke kas provinsi. Hal ini disebabkan oleh adanya skema bagi hasil yang lebih besar kepada pemerintah kabupaten/kota.

“Ya ada peningkatan sekalipun tidak terlampaui. Termasuk karena itu ada opsen bagi hasil untuk kabupaten kota sehingga Rp2,6 triliun lebih aja (2025) jadinya karena ada yang harus dibagi ke kabupaten/kota,” tambah Freddy.

Ia merincikan bahwa dari total pendapatan tersebut, persentase yang masuk ke daerah provinsi berada di kisaran 40 persen setelah dialokasikan untuk bagi hasil wilayah.

“Masuk ke daerah sekitar 40 persen,” pungkasnya.

(Syauqi)

baca juga ...  Perkuat Ekonomi Daerah, Raperda Penanaman Modal Kalteng Beri Kepastian Hukum bagi Investor
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!