Khemal Nasery: Kenaikan Harga Minyakita Perlu Disikapi dengan Penyesuaian Pola Konsumsi

IST/BERITASAMPIT - Anggota Komisi II DPRD Kota , Khemal Nasery.

– Harga minyak goreng bersubsidi Minyakita di pasaran Kota terpantau masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Saat ini, Minyakita dijual sekitar Rp17.000 per liter, lebih tinggi dari HET resmi sebesar Rp15.700 per liter.

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota Komisi II DPRD Kota , Khemal Nasery, menilai situasi ini dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk mulai melakukan penyesuaian pola konsumsi, khususnya dalam pengolahan makanan sehari-hari.

“Masyarakat dapat mengurangi ketergantungan pada makanan yang diolah dengan cara digoreng dan mulai beralih ke pola konsumsi yang lebih sehat,” ucapnya Minggu 25 Januari 2026.

Selain berdampak positif bagi , langkah tersebut juga diyakini dapat membantu menekan permintaan minyak goreng di pasaran.

“Kalau permintaan bisa ditekan, otomatis distribusi dan pemasaran juga akan menyesuaikan. Ini supply and demand. Ketika permintaan tinggi sementara ketersediaan terbatas, harga tentu akan terdorong naik,”tambahnya.

Dalam hal ini juga mengapresiasi upaya Pemerintah Kota dalam mengendalikan inflasi daerah, di antaranya melalui pelaksanaan operasi pasar, pasar murah, serta pasar penyeimbang yang digelar oleh Dinas Perdagangan.

“Kombinasi antara intervensi pemerintah dan kesadaran masyarakat dalam mengatur pola konsumsi menjadi langkah realistis untuk sementara waktu dalam meredam gejolak harga kebutuhan pokok, khususnya minyak goreng bersubsidi, di Kota ,” ungkapnya. (yud)

baca juga ...  Demokrat Kompak Tidak Hadir di Rapat Paripurna Penetapan Capim DPRD Palangka, Kenapa?
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!